Titik Panas di Riau Meningkat Jadi 15 Titik, Bengkalis 2 Titik dan Terbanyak di Dumai 6 Titik Api
DETAK60.COM, RIAU - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian serius bagi wilayah daratan Pulau Sumatera, khususnya di wilayah pesisir Sumatera.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan ratusan titik panas (hotspot) di berbagai provinsi, dengan 15 titik di antaranya tersebar di wilayah Provinsi Riau, Senin (02/11/2026).
Berdasarkan data pembaruan satelit hingga jelang pergantian hari, tren jumlah titik api di Riau menunjukkan peningkatan. Warga di sekitar lokasi yang terdeteksi diminta untuk lebih mencermati perkembangan kondisi lingkungan sekitar guna mencegah potensi kebakaran yang meluas.
Menurut catatan Kota Dumai mempunyai titik api terbanyak di wilayah Provinsi Riau.
Forecaster On Duty BMKG, Deby C menguraikan rincian sebaran belasan titik panas di Riau. Kawasan pesisir tercatat mendominasi angka indikasi kebakaran lahan ini.
Berikut adalah rincian sebaran 15 titik panas di Provinsi Riau :
Kota Dumai : 6 titik
Kabupaten Indragiri Hulu : 3 titik
Kabupaten Bengkalis : 2 titik
Kabupaten Pelalawan : 1 titik
Kabupaten Rokan Hilir : 1 titik
Kabupaten Kampar : 1 titik
Kabupaten Kuantan Singingi : 1 titik
Sumatera yang dikelilingi 414 Titik Panas
Kondisi di tingkat regional Sumatera menunjukkan eskalasi yang jauh lebih masif. Instrumen pendeteksi merekam total 414 titik panas yang menyebar melintasi delapan provinsi berbeda.
Provinsi Bangka Belitung dan Sumatera Selatan menjadi penyumbang angka terbesar dalam pantauan terbaru ini, masing-masing menembus angka di atas seratus titik.
Data lengkap sebaran titik panas di Pulau Sumatera meliputi :
Bangka Belitung : 143 titik
Sumatera Selatan : 141 titik
Jambi : 91 titik
Lampung : 13 titik
Sumatera Barat : 5 titik
Bengkulu : 3 titik
Sumatera Utara : 3 titik
Tingginya sebaran angka hotspot ini menjadi pengingat bagi otoritas terkait dan masyarakat setempat untuk meningkatkan upaya mitigasi dan patroli lahan. *
Tulis Komentar