<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://detak60.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://detak60.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Konflik HGU PT Darmali Jaya Lestari, Advokat Irwanto Betty, SH, Siap Gugat ke Pengadilan</title><link>https://detak60.com/read/detail/7219/konflik-hgu-pt-darmali-jaya-lestari-advokat-irwanto-betty-sh-siap-gugat-ke-pengadilan</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Konflik agraria yang mana melibatkan perusahaan perkebunan kelapa sawit dengan masyarakat, kembali menyeruak dan menggunggah hati salah seorang lawyer yang cukup dikenal di tengah&#45;tengah masyarakat kecamatan Mandau atau yang lebih dikenal dengan sebutan Duri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lawyer Irwanto Betty sekaligus ketua DPC Kongres Advokat Indonesia (KAI) Bengkalis menyatakan kepada awak media siap memperjuangkan yang mana merupakan hak masyarakat yang diduga diserobot dan tanaman nya yang telah dirusaki oleh pihak perusahaan, serta memberikan rasa keadilan bagi warga.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Iwan lemasi sapaan akrabnya menerangkan bahwa adanya tekanan dari perusahaan agar masyarakat mau menyerahkan lahan yang masuk dalam HGU kepada pihak perusahaan PT. Darmali Jaya Lestari, untuk mendapatkan ganti rugi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Masyarakat selalu ditekan agar mau menyerahkan lahan yang masuk dalam HGU perusahaan PT. Darmali Jaya Lestari dengan alasan untuk diganti rugi. Ironisnya jika masyarakat tidak bersedia, maka akan ada ancaman dan dilaporkan ke Polisi, &quot;terang Iwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Iwan juga mengatakan bahwa masyarakat juga berhak mempertahankan hak atau tanah yang digarapknya sesuai hukum. Harusnya permasalahan ini bisa diselesaikan sesuai dengan ketentuan hukum, bukan dengan ancaman terhadap masyarakat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pihaknya berdasarkan perjuangan masyarakat berdasarkan sejumlah dokumen yaitu SK Pelepasan Kawasan dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Berdasarkan dokumen yang ada, masyarakat yang memilik lahan yang sesuai dengan pelepasan berhak untuk tidak wajib menerima jika itu tidak bersedia, dan lahan tersebut harus dikeluarkan dari Izin HGU Perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dalam keputusan tersebut sudah jelas mereka masyarakat menolak dan tidak bersedia menerima ganti rugi, seharusnya pihak perusahaan mengeluarkan lahan tersebut dari izinnya HGU, &quot;ucap Iwan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Persoalan tersebut malah makin melebar, hingga adanya dugaan pengrusakan tanaman kelapa sawit milik masyarakat serta ancaman yang dilakukan oleh PT. Darmali Jaya Lestari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Atas kejadian terbaru yaitu ancaman dan pengrusakan tanaman milik masyarakat telah dilaporkan ke pihak berwajib Polsek Mandau. Kami meminta pihak kepolisian agar menindak alnjuti laporan masyarakat serta melakukan penyelidikan terhadap laporan agar hak&#45;hak masyarakat bisa terlindungi, &quot;tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dokumen gugatan terhadap PT. Darmali Jaya Lestari sedang dipersiapkan dengan tujuan agar pengadilan dapat menyelesaikan sengketa masyarakat dengan perusahaan perkebunan, serta masyarakat juga dapat menerima yang menjadi hak nya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sekarang masyarakat telah bersatu untuk mengguggat PT. Darmali Jaya Lestari ke Pengadilan, agar lahan masyarakat dikeluarkan dri HGU PT.Darmali Jaya Lestari. Perjuangan ini bukan semata&#45;mata persoalan ganti rugi, namun juga memberikan kepastian hukum, perlindungan masyarakat, serta penghormatan penguasaan tanah yang telah diklaim oleh warga, &quot;tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua DPC KAI Bengkalis berharap proses hukum nantinya dapat memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat kecamatan Bathin Solapan yang dulunya masuk dalam kecamatan Mandau. ***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/50067624031-whatsapp_image_2026-11-03_at_17.jpeg"/><pubDate>Tue, 03 Nov 2026 17:54:04 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7219/konflik-hgu-pt-darmali-jaya-lestari-advokat-irwanto-betty-sh-siap-gugat-ke-pengadilan</guid></item><item><title>Babinsa Serda Paino Berikan Pemahaman Pancasila Kepada SDN 22 Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir, Bengkalis</title><link>https://detak60.com/read/detail/7218/babinsa-serda-paino-berikan-pemahaman-pancasila-kepada-sdn-22-desa-pinggir-kecamatan-pinggir-bengkalis</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt; &#45;&lt;/strong&gt; Jajaran Koramil 03/Mandau melalui Babinsa Melaksanakan Kegiatan Komunikasi Sosialisasi (Komsos) Pembinaan wawasan kebangsaan serta Penyuluhan tentang nilai&#45;nilai Pancasila serta pemahaman mengenai butir&#45;butir pada, Selasa (03/11/2026) kepada siswa SDN 22, Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir, Bengkalis, yang masuk dalam wilayah Kampung Pancasila, Kabupaten Bengkalis, Riau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kegiatan tersebut bertindak sebagai Pengisi materi wawasan kebangsaan Kampung Pancasila, Danramil 03/Mandau diwakili oleh Babinsa Serda Paino.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam penyampaian materi yang disampaikan oleh Babinsa, menegaskan bahwa menjaga dan mempertahankan NKRI adalah tanggung jawab semua komponen bangsa, termasuk dalam rangka mencegah setiap ancaman radikalisme dan terorisme yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Anggota Babinsa juga menyampaikan, agar menjalankan kegiatan gotong royong pada lingkungan Kampung Pancasila, yang juga dapat mempererat persatuan kesatuan yang telah dilaksanakan oleh nenek moyang bangsa Indonesia.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita juga menyampaikan kepada para peserta yang hadir, agar dapat melaksanakan pemahaman dalam pengamalan nilai&#45;nilai Pancasila dan kedisiplinan serta mengajak menyanyikan lagu Garuda Pancasila secara bersama&#45;sama. Juga pemahaman terhadap butir&#45;butir Pencasila yang tertuang untuk mengedepankan kampung Pancasila, &quot;ujar Babinsa Serda Paino.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh para Babinsa, berjalan dengan lancar dan tertib hingga kegiatan selesai dilaksanakan. Terlihat para peserta yang termasuk dalam kampung Pancasila, yang ikut dalam komunikasi sosial yang masuk dalam program kampung Pancasila antusias dengan serius mengikuti materi apa yang disampaikan oleh Babinsa Koramil 03/Mandau secara serius. ***&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/29533683259-img-20261103-wa0022.jpg"/><pubDate>Tue, 03 Nov 2026 12:11:29 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7218/babinsa-serda-paino-berikan-pemahaman-pancasila-kepada-sdn-22-desa-pinggir-kecamatan-pinggir-bengkalis</guid></item><item><title>Edarkan Ganja Kering, 3 Pria Masuk Sel Polsek Mandau</title><link>https://detak60.com/read/detail/7217/edarkan-ganja-kering-3-pria-masuk-sel-polsek-mandau</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Jajaran opsnal polsek mandau kembali berhasil menggagalkan peredaran narkoba di wilayah hukumnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kali ini tidak tanggung&#45;tanggung, 3 orang proa uang diduga kuat sebagai pengedar berhasil diamankan dan langsung dijebloskan ke sel Polsek Mandau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek S. Bendesa, Selasa (3/11/2026) pagi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Memang benar telah diamankan 3 orang pria yang diduga kuat sebagai pengedar narkoba jenis daun ganja kering. Ketiga nya diamankan pada Senin (2/11/2026) malam di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Bengkalis. Dari ketiga terduga pelaku kita temukan narkoba daun ganja kering 27 paket daun ganja kering siap edar, &quot;ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketiga pria yang diduga kuat pengedar antara lain berinisial YS (25) warga Pematang Pudu, BKA (34), AP (31) juga warga kelurahan Pematang Pudu, Mandau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain menyita barang bukti daun ganja kering petugas juga menyita barang bukti lainnya berupa 3 unit Handphone serta 3 unit sepeda motor.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita tidak memberikan ruang gerak bagi pelaku tindak pidana kejahatan narkoba. Siapa pun orang dan pelakunya tidak pandang bulu dan akan terus kita kejar. Kita berharap wilayah Hukum Polsek Mandau agar bersih dari kejahatan serta narkobakita juga akan berupaya memberikan rasa aman, nyaman dan tertiba kepada masyarakat, &quot;tutupnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketiga terduga pelaku akan kita jerat dengan UU RI No. 35 Tahun 2009 Jo pasal 609 Tentang Penyesuaian Pidana pasal 111 dengan ancaman diatas 5 tahun penjara. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/80119222765-20261103_083335.jpg"/><pubDate>Tue, 03 Nov 2026 08:52:57 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7217/edarkan-ganja-kering-3-pria-masuk-sel-polsek-mandau</guid></item><item><title>MBG 2.0: Deretan Inovasi BGN dan Tantangan Merealisasikannya Dilapangan</title><link>https://detak60.com/read/detail/7216/mbg-20-deretan-inovasi-bgn-dan-tantangan-merealisasikannya-dilapangan</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, JAKARTA&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki babak pembenahan melalui transformasi MBG 2.0. Badan Gizi Nasional (BGN) berupaya memperkuat tata kelola program, meningkatkan pengawasan, serta memastikan penggunaan anggaran lebih transparan dan efisien.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembenahan itu dilakukan di tengah berbagai tantangan dalam pelaksanaan MBG, mulai dari pengawasan keamanan pangan hingga pertanggungjawaban penggunaan anggaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk menjawab persoalan tersebut, BGN menyiapkan sejumlah perubahan, termasuk pemanfaatan kamera pengawas berbasis kecerdasan buatan (AI), penerapan sistem prasmanan, dan pengembangan platform digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala BGN Sudaryono mengatakan, transformasi MBG 2.0 bukan sekadar melanjutkan program pembagian makanan, melainkan menjadi kesempatan untuk mengevaluasi dan memperbaiki pelaksanaannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bukan sekadar melanjutkan program, transformasi MBG 2.0 menjadi kesempatan untuk mengevaluasi, memperbaiki, dan memperkuat pelaksanaan MBG, &quot;kata Sudaryono dalam acara Transformasi MBG 2.0 di Jakarta, Kamis (29/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Konsep MBG 2.0 dibangun melalui tiga prioritas utama, yakni pemberantasan korupsi, penguatan tata kelola dan pengawasan, serta transparansi dan kolaborasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk mewujudkan prioritas tersebut, BGN menyiapkan sejumlah inovasi, mulai dari pengawasan dapur berbasis teknologi hingga perubahan mekanisme penyajian makanan dan pengelolaan anggaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lantas, bagaimana memastikan berbagai inovasi tersebut benar&#45;benar terealisasi dan tidak berhenti sebagai rencana?&amp;nbsp;&lt;br&gt;CCTV berbasis AI dengan target 10.000 dapur terhubung ke pusat, merupakan salah satu inovasi yang disiapkan BGN adalah mengintegrasikan kamera pengawas atau CCTV di dapur MBG dengan sistem pemantauan di pusat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sudaryono menargetkan sebanyak 5.000 hingga 10.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkoneksi dengan CCTV yang dapat dipantau secara terpusat hingga akhir 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami targetkan sampai dengan akhir tahun ini minimal 5.000 sampai dengan 10.000 dapur dari 26.300 dapur tadi sudah terkoneksi dengan CCTV secara sentral yang kemudian digabungkan atau diamati melalui artificial intelligence, &quot;ujar Sudaryono.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sudaryono menjelaskan, selama ini sejumlah dapur sebenarnya telah memiliki CCTV. Namun, rekamannya belum seluruhnya terhubung dengan sistem pemantauan BGN pusat. Namun, yang ingin kami lakukan adalah memastikan bahwa rekaman CCTV tersebut juga dapat diakses oleh Komite Dapur dan terkoneksi dengan sistem pusat,&quot;ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui teknologi AI, BGN diharapkan dapat mendeteksi pelanggaran standar kebersihan dan pengolahan makanan. Misalnya, bahan makanan yang diletakkan di lantai atau petugas yang tidak menggunakan sarung tangan saat memasak. Sejauh ini, CCTV telah terpasang di 70 SPPG.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sudaryono berharap, pengawasan tersebut dapat menekan angka kejadian keracunan makanan dalam pelaksanaan MBG. Ia menyebutkan, rasio kejadian insiden keamanan pangan atau Incidents per Million Servings (IPMS) di Indonesia mencapai 5,3 pada Januari&#45;Desember 2025.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Doakan kami, dukung kami, kasih masukan, kasih kritikan, kasih saran, kasih apa pun itu agar bagaimana caranya kita bisa sampai di level Amerika, yakni nol. Kita ingin nol, tidak boleh ada satu orang pun (yang mengalami keracunan),&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sistem prasmanan, target yang akan diterapkan di 10.000 dapur Selain pengawasan melalui CCTV, BGN menyiapkan perubahan metode penyajian makanan melalui sistem prasmanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Sudaryono, metode prasmanan memungkinkan makanan disajikan langsung di kelas dalam kondisi hangat sehingga tidak perlu melalui proses pemanasan ulang. Penyajian dilakukan dengan membawa makanan dari dapur ke masing&#45;masing kelas sesuai jumlah siswa. Suhu makanan juga dijaga minimal 60 derajat Celsius.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kalau di kelas ada 30 orang, dia bawa 30 porsi nasi, sayur, lauk, ditaruh di kelas, dia sajikan, dia makan, dia beresin, kemudian selesai. Jadi hangat&#45;hangat, enggak perlu diangetin karena dibawanya hangat&#45;hangat, dijaga suhunya di 60 derajat minimal,&quot; kata Sudaryono.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Metode ini juga memungkinkan siswa mengambil tambahan makanan apabila masih lapar, selama tetap sesuai dengan ketentuan porsi dan kebutuhan gizi. Dengan mekanisme tersebut, makanan yang disediakan diharapkan dapat dikonsumsi secara optimal dan mengurangi makanan tersisa. *&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/26450014441-images_(1).jpg"/><pubDate>Tue, 03 Nov 2026 00:47:36 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7216/mbg-20-deretan-inovasi-bgn-dan-tantangan-merealisasikannya-dilapangan</guid></item><item><title>Masyarakat Wajib Tahu Apa Bedanya &apos;Hot Spot&apos; dan &apos;Fire Spot&apos;</title><link>https://detak60.com/read/detail/7215/masyarakat-wajib-tahu-apa-bedanya-hot-spot-dan-fire-spot</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Selama in kita sering mendengar dan menyebutkan &lt;i&gt;hot spot&lt;/i&gt;, namun sayangnya masih belum diketahui dengan pasti apa bedanya &lt;i&gt;hot spot &lt;/i&gt;dengan &lt;i&gt;fire spot&lt;/i&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;i&gt;Hot spot &lt;/i&gt;sendiri diambil dari Bahasa Inggris yang selama ini sering kita sebut dengan artian &quot;titik panas&quot;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun pernah juga kita mendengar sebutan &lt;i&gt;Fire Spot &lt;/i&gt;yang juga diambil dari Bahasa Inggris yang diartikan &quot;titik api&quot;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Antara &lt;i&gt;hot spot &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;fire spot&lt;/i&gt;, yang wajib kita antisipasi adalah &lt;i&gt;fire spot &lt;/i&gt;dan harus cepat ditangani oleh masyarakat serta pemerintah setempat. Jika sudah terpantau yang nama nya &lt;i&gt;fire spot&lt;/i&gt;, maka semua instasi wajib turun dan memadamkan api dengan segera agar tidak terjadi kebakaran yang lebih luas lagi,&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika kita melakukan &lt;i&gt;searching &lt;/i&gt;dari &lt;i&gt;Google&lt;/i&gt;, maka akan terlihat perbedaan yang cukup jelas antara &lt;i&gt;hot spot &lt;/i&gt;dengan &lt;i&gt;fire spot &lt;/i&gt;yang selama ini kita dengar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berikut perbedaan &lt;i&gt;hot spot &lt;/i&gt;(titik panas) dan &lt;i&gt;fire spot &lt;/i&gt;(titik api) terletak pada status dan tingkat kepastian terjadinya kebakaran :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;1. Hot Spot (Titik Panas)&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;• Pengertian: Lokasi atau koordinat yang mendeteksi adanya peningkatan suhu permukaan bumi oleh satelit (seperti MODIS atau VIIRS).&lt;br&gt;• Status: Masih berupa indikasi.&lt;br&gt;• Penyebab: Tidak selalu berarti ada kebakaran hutan atau lahan. Suhu tinggi bisa disebabkan oleh aktivitas industri (pabrik/tambang/pabrik kelapa sawot), pantulan sinar matahari pada batuan/atap, atau lahan terbuka yang sangat panas.&lt;br&gt;• Tindak lanjut: Harus diverifikasi lebih lanjut di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;i&gt;&lt;strong&gt;2. Fire Spot (Titik Api)&lt;/strong&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;• Pengertian: Titik panas yang sudah diverifikasi dan dipastikan benar&#45;benar terdapat kebakaran aktif di lapangan.&lt;br&gt;• Status: Merupakan sebuah kepastian adanya kebakaran.&lt;br&gt;• Cara verifikasi: Dipastikan melalui pengecekan langsung oleh tim patroli darat (RPK), penggunaan drone, helikopter, atau kamera pemantau jarak jauh (monitoring tower).&lt;br&gt;• Tindak lanjut: Memerlukan penanganan segera seperti pemadaman darat atau waterbombing (bom air). *&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/62425129675-images.jpg"/><pubDate>Mon, 02 Nov 2026 17:22:22 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7215/masyarakat-wajib-tahu-apa-bedanya-hot-spot-dan-fire-spot</guid></item><item><title>Titik Panas di Riau Meningkat Jadi 15 Titik, Bengkalis 2 Titik dan Terbanyak di Dumai 6 Titik Api</title><link>https://detak60.com/read/detail/7214/titik-panas-di-riau-meningkat-jadi-15-titik-bengkalis-2-titik-dan-terbanyak-di-dumai-6-titik-api</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, &amp;nbsp;RIAU&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian serius bagi wilayah daratan Pulau Sumatera, khususnya di wilayah pesisir Sumatera.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan ratusan titik panas (hotspot) di berbagai provinsi, dengan 15 titik di antaranya tersebar di wilayah Provinsi Riau, Senin (02/11/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan data pembaruan satelit hingga jelang pergantian hari, tren jumlah titik api di Riau menunjukkan peningkatan. Warga di sekitar lokasi yang terdeteksi diminta untuk lebih mencermati perkembangan kondisi lingkungan sekitar guna mencegah potensi kebakaran yang meluas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut catatan Kota Dumai mempunyai titik api terbanyak di wilayah Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Forecaster On Duty BMKG, Deby C menguraikan rincian sebaran belasan titik panas di Riau. Kawasan pesisir tercatat mendominasi angka indikasi kebakaran lahan ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Berikut adalah rincian sebaran 15 titik panas di Provinsi Riau :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Kota Dumai : 6 titik&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Kabupaten Indragiri Hulu : 3 titik&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Kabupaten Bengkalis : 2 titik&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Kabupaten Pelalawan : 1 titik&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Kabupaten Rokan Hilir : 1 titik&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Kabupaten Kampar : 1 titik&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Kabupaten Kuantan Singingi : 1 titik&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Sumatera yang dikelilingi 414 Titik Panas&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi di tingkat regional Sumatera menunjukkan eskalasi yang jauh lebih masif. Instrumen pendeteksi merekam total 414 titik panas yang menyebar melintasi delapan provinsi berbeda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Provinsi Bangka Belitung dan Sumatera Selatan menjadi penyumbang angka terbesar dalam pantauan terbaru ini, masing&#45;masing menembus angka di atas seratus titik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Data lengkap sebaran titik panas di Pulau Sumatera meliputi :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Bangka Belitung : 143 titik&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Sumatera Selatan : 141 titik&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Jambi : 91 titik&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Lampung : 13 titik&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Sumatera Barat : 5 titik&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Bengkulu : 3 titik&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Sumatera Utara : 3 titik&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;Tingginya sebaran angka hotspot ini menjadi pengingat bagi otoritas terkait dan masyarakat setempat untuk meningkatkan upaya mitigasi dan patroli lahan. *&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/59100363724-ilustrasi_pemadaman_api.jpg"/><pubDate>Mon, 02 Nov 2026 16:53:11 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7214/titik-panas-di-riau-meningkat-jadi-15-titik-bengkalis-2-titik-dan-terbanyak-di-dumai-6-titik-api</guid></item><item><title>Patroli Karhutla Terus dilakukan, Babinsa Sertu Sutiman, Sertu Zulkarnain cek Lahan Rawan di Jalan Siak, Desa Petani, Bathin Solapan</title><link>https://detak60.com/read/detail/7213/patroli-karhutla-terus-dilakukan-babinsa-sertu-sutiman-sertu-zulkarnain-cek-lahan-rawan-di-jalan-siak-desa-petani-bathin-solapan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&#45; Dalam rangka mengurangi jumlah titik api atau yang lebih dikenal dengan sebutan hot spot, pada lokasi&#45;lokasi yang dianggap rawan akan terjadinya karhutla, Babinsa Koramil 04/Mandau gencar melaksanakan patroli.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Daerah karhutla yang rawan serta menjadi target patroli dianggap cukup rawan, para Babinsa Kodim 0303/Bengkalis, Koramil 03/Mandau melakukan patroli rutin secara berkala di daerah&#45;daerah yang dianggap rawan akan terjadi nya karhutla.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Babinsa 03/Mandau Sertu Sutiman, Sertu Zulkarnain patroli di jalan Siak, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis, Riau, Senin (02/11/2026) pagi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Patroli pemantauan hot spot yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk mendeteksi lebih awal jika ditemukan daerah atau wilayah yang rawan terjadi karhutla pada wilayah binaan nya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Tujuannya untuk Memonitor kemungkinan timbulnya titik api atau hot spot di wilayah rawan akan terjadi karhutla, Memantau Aktivitas Masyarakat dalam Memanfaatkan Hutan dan lahan, Menghimbau masyarakat untuk tidak membakar sembarangan, &quot;ujar Babinsa Sertu Sutiman mewakili Danramil 03/Mandau Kapten Czi, Suratmin.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bersama Tim memantau wilayah yang rawan dianggap penting ini adalah untuk antisipasi agar karhutla dapat dicegah sejak dini.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Bagi masyarakat yang melihat, menyaksikan atau mengetahui ada nya karhutla agar segera melapor. Agar dapat dicegah sejak dini dan tidak merugikan masyarakat seluruhnya, &quot;tutupnya. ***&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/24726587498-img-20261102-wa0021.jpg"/><pubDate>Mon, 02 Nov 2026 12:53:53 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7213/patroli-karhutla-terus-dilakukan-babinsa-sertu-sutiman-sertu-zulkarnain-cek-lahan-rawan-di-jalan-siak-desa-petani-bathin-solapan</guid></item><item><title>Akibat Kelelahan, Temuan Jenazah Pemancing Merupakan Warga Tambusai Batang Dui</title><link>https://detak60.com/read/detail/7212/akibat-kelelahan-temuan-jenazah-pemancing-merupakan-warga-tambusai-batang-dui</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Pada pemberitaan sebelumya di media www.detak60.com, Ahad (01/11/2026) yang mana memberitakan adanya temuan jenazah pria pada salah satu kebun PT. Situmorang, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis dalam kondisi kaku oleh warga setempat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ternyata mayat proa tersebut merupakan pemancing yang kelelahan hingga meninggal dunia saat akan memancing.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek S. Bendesa, melalui Pasi Humas Polsek Mandau Aiptu Irfani, Senin (02/11/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Memang benar telah ditemukan jenazah pria dalam kondisi kaku tak bernyawa di salah satu kebun, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan. Diperkirakan koban meninggal dunia pada Ahad (1/11/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Korban yang memang berniat mancing bersama rekan&#45;rekannya, ditemukan meninggal dunia. Korban sudah dibawa ke rumah duka untuk dilakukan pemakaman, &quot;jelas nya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut keterangan para saksi, korban yang sebelumnya memang kelelahan dikarenakan baru tiba dari Jambi, namun karena ajakan rwkan&#45;rekanya untuk memancing tak ditolak oleh korban.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Rekan sesama pemancing korban sudah pulang terlebih dahulu, dan baru dihubungi warga sekitar memberi tahu bahwa, korban dalam kondisi tak bernyawa didekat spot memancing. Belakangan diketahui korban berinsial HA (52) yang merupakan warga Desa Tambusai Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis, Riau. Tidak ada tanda&#45;tanda kekerasan pada tubuhkorban dan korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan, &quot;tutupnya. ***&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/43641015976-img-20261102-wa0008.jpg"/><pubDate>Mon, 02 Nov 2026 12:28:54 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7212/akibat-kelelahan-temuan-jenazah-pemancing-merupakan-warga-tambusai-batang-dui</guid></item><item><title>Diduga Sedang Memancing, Warga Temukan Jenazah Pria, di Seputaran Kebun PT. Situmorang Desa Petani, Bathin Solapan, Bengkalis</title><link>https://detak60.com/read/detail/7211/diduga-sedang-memancing-warga-temukan-jenazah-pria-di-seputaran-kebun-pt-situmorang-desa-petani-bathin-solapan-bengkalis</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240,75%,60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; – Masyarakat Desa petani digemparkan, dengan adanya infromasi dari mulut ke mulut terkait ditemukan sesosok pria yang diduga sudah berusia 50 Tahun dalam kondisi tak bernyawa.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ditemukannya seorang pria yang masih mengenakan celana panjang berwarna cokelat dan kaos singlet berwarna babyblue dengan corak Bintang serta berkumis sudah dalam keadaan tak bernyawa oleh warga setempat, Ahad (01/11/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Korban yang diduga hendak memancing, dikarena kan tak jauh dari keberadaan jenazah korban masih ditemukan berbagai macam peralatan, yaitu pancing, minyak angin, botol air minum dan jas hujan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lokasi penemuan mayat di kawasan PT Situmorang, tepatnya di sekitar spot KUHP Situmorang Jembatan 1, di tepi jalan Divisi 4, Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan informasi dari warga setempat saat dilokasi, korban ditemukan dalam posisi terbaring di atas jas hujan. Keberadaan alat pancing di lokasi membuat warga setempat menduga korban sebelumnya sedang memancing di kawasan tersebut. Namun, dugaan itu masih memerlukan kepastian dari pihak berwenang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga informasi ini diterima, penyebab pasti atas meninggalnya pria yang diperkirakan berusia 50 tahun belum diketahui secara pasti. Identitas korban juga belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak Kepolisian setempat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meski demikian, berdasarkan keterangan masyarakat setempat, pria tersebut diduga merupakan warga Duri yang berdomisili di Jalan Sultan Syarif Kasim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini, informasi mengenai identitas korban serta penyebab kematiannya masih menunggu hasil pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pihak terkait.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat dikonfirmasi Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek S. Bendesa melalui Pasi Humas Polsek Mandau, Aiptu Irfani menyebutkan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Sabar ya..anggota polsek Mandau masih di lapangan untuk meminta keterangan serta saksi&#45;saksi yang mengetahui kejadian tersebut, “ungkap nya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih menunggu keterangan resmi dari Pihak Kepolisian Sektor Mandau. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/61590484522-whatsapp_image_2026-11-01_at_23.jpeg"/><pubDate>Mon, 02 Nov 2026 00:21:35 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7211/diduga-sedang-memancing-warga-temukan-jenazah-pria-di-seputaran-kebun-pt-situmorang-desa-petani-bathin-solapan-bengkalis</guid></item><item><title>Ternyata Lakalantas Jalan Tol Travel R Asa dan Telah Kooperatif Terhadap Korban Yang Merupakan Penumpang Travel Resmi</title><link>https://detak60.com/read/detail/7210/ternyata-lakalantas-jalan-tol-travel-r-asa-dan-telah-kooperatif-terhadap-korban-yang-merupakan-penumpang-travel-resmi</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&#45; Sempat menjadi perhatian publik telah terjadi kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang mana sempat diduga melibatkan travel Rsima.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Namun pihak manajemen Travel Rsima telah mengklarifikasi atas kecelakaan tersebut dan itu merupakan travel R Asa dengan unit yang digunakan merupakan unit baru, masih berumur 6 bulan lama nya dan resmi terdaftar di Pemerintahan setempat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Manajemen Rsima, H. Efendi yang langsung memberikan klarifikasi, Ahad (1/11/2026) kepada awak media.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Itu merupakan travel R Asa yang merupakan ajak perusahaan dari Rsima. Untuk penanganan korban&#45;korban telah ditanggung semuanya oleh asuransi jasa raharja. Untuk pertama pertolongan medis sudah kita handel dengan cepat, kita manajemen juga sudah melaporkan ke asuransi Jasa Raharja dan semua korban yang mengalami luka telah ditanggung jawapi, &quot;terang H. Efendi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sosok pengusaha travel di Duri yang sederhana ini juga juga menyampaikan bahwa semua korban telah ada asuransi nya yang ditanggung jawab oleh Jasa Raharja. Semua penumpang ada tiketnya dan paati ada asuransinya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Travel kita resmi dan berplat nomor kuning yang mana semua ada asuransinya. Manajemen kita juga telah memberikan pertolongan pertama dengan membawa penumpang ke klinik terdekat dari lokasi kejadian. Untuk travel resmi semua nya telah ditanggung jawabi oleh Negara, karena berbadan hukum resmi. Jadi semua sudah ada asuransi dan ditanggung. Namun yang nama nya musibah tidak ada yang tahu dan harus kita sikapi dengan hati yang dingin, &quot;jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sejauh ini musibah yang menimpa travel R Asa telah dilaporkan ke pihak terkait, termasuk bagian Jasa Raharja. Manajemen R Asa juga telah menyampaikan kepada semua yang membawa mobil agar selalu berhati&#45;hati dalam membawa kendaraan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Selalu kita ingatkan kepada supir&#45;supir agar selalu hati&#45;hati, namun nama nya musibah tidak ada yang tahu, dan apa yang telah terjadi utu ada asuransi melalui Jasa Raharja, &quot;tutupnya. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/87849453443-img-20261101-wa0034.jpg"/><pubDate>Sun, 01 Nov 2026 22:16:13 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7210/ternyata-lakalantas-jalan-tol-travel-r-asa-dan-telah-kooperatif-terhadap-korban-yang-merupakan-penumpang-travel-resmi</guid></item><item><title>Pasca Terjadinya Lakalantas Travel Rsima di Jalan Tol Permai, Manajemen Travel Rsima Belum Kunjungi Korban, Keluarga Korban Minta Tanggung Jawab</title><link>https://detak60.com/read/detail/7209/pasca-terjadinya-lakalantas-travel-rsima-di-jalan-tol-permai-manajemen-travel-rsima-belum-kunjungi-korban-keluarga-korban-minta-tanggung-jawab</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Pasca terjadinya Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas) di jalan Tol Kilometer 62 Duri menuju Pekanbaru. Yang mana melibatkan satu unit mobil jenis Toyota Hiace berplat kuning yang diduga milik salah satu travel terkenal di Duri dengan merk Rsima, belakangan menuai komentar positif dan negatif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pasca lakalantas tersebut, komentar dari keluarga korban yang merupakan penumpang dari travel Rsima tersebut dan menjadi korban yang mengalami luka cukup serius memberikan komentar pedas terkait dengan sikap yang dilakukan oleh Manajemen Travel Rsima tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga Ahad (1/11/2026) keluarga korban mengakui belum ada datang manajemen dari travel Rsima untuk menjenguk atau melihat korban yang sedang mengalami perawatan medis di RS Awal Bross, Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Informasi yang di awak media di lapangan, perwakilan travel memang sempat mendatangi korban pada Sabtu lalu. Namun, kedatangan tersebut disebut hanya sebatas melakukan pendataan, bukan untuk memastikan kondisi maupun memberikan dukungan langsung kepada para penumpang yang mengalami luka&#45;luka. .&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari belasan korban, tiga diantaranya diketahui merupakan karyawan PT ACS. Salah satu korban dengan kondisi cukup serius adalah Rahmat Khalik (29).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rahmat mengalami retak tulang di bagian belakang leher dan hingga kini masih menjalani perawatan medis di RS Awal Bross Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kondisi tersebut membuat keluarga korban berharap manajemen Rsima tidak lepas tangan dan menunjukkan komitmen nyata dalam membantu proses pemulihan para penumpangnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Secara resmi mengunjungi belum ada hingga kini. Kami berharap manajemen Rsima berkomitmen membantu proses pemulihan korban sampai benar&#45;benar pulih, &quot;harap salah seorang keluarga korban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keluarga korban juga berharap tanggung jawab pihak travel tidak berhenti pada pendataan korban semata, melainkan juga mencakup perhatian dan pendampingan selama para penumpang menjalani proses pengobatan hingga kondisi mereka kembali pulih, terutama bagi korban yang bekerja dan berpenghasilan agar ditanggung jawapi oleh pihak manajemen Travel Rsima.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, saat dikonfirmasi terkait belum adanya kunjungan resmi kepada korban, Pimpinan Travel Rsima, H. Efendi, melalui sambungan telepon aplikasi WhatsApp pada Ahad (1/11/2026), belum memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagaimana diketahui sebelumnya, satu unit mobil Toyota Hiace milik Travel Rsima yang melayani perjalanan rute Duri menuju Pekanbaru mengalami kecelakaan lalu lintas di ruas Tol Pekanbaru &#45; Dumai, tepatnya di Kilometer 63, Kamis (29/10/26) malam. Kecelakaan terjadi ditengah Polres Se Polda Riau melaksanakan kegiatan Operasi Patuh Lancang Kuning selama 14 hari terhitung sejak 26 Oktober hingga 8 November 2026 nanti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) Unit Laka Lantas Polres Bengkalis, kecelakaan tersebut diduga dipicu pengemudi yang mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat berkendara. Insiden itu mengakibatkan belasan penumpang mengalami luka luka dan harus mendapatkan penanganan medis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kini, selain proses penanganan kecelakaan, perhatian keluarga korban tertuju pada tanggung jawab manajemen travel terhadap penumpang yang menjadi korban, terutama mereka yang mengalami luka serius dan masih membutuhkan perawatan medis. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/23599192754-whatsapp_image_2026-11-01_at_20.jpeg"/><pubDate>Sun, 01 Nov 2026 20:11:53 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7209/pasca-terjadinya-lakalantas-travel-rsima-di-jalan-tol-permai-manajemen-travel-rsima-belum-kunjungi-korban-keluarga-korban-minta-tanggung-jawab</guid></item><item><title>Alami Lakalantas, Pemuda Bagan Keladi, Kota Dumai, Meninggal Dunia di Tempat, Mengalami Luka Cukup Parah Pada Bagian Kepala</title><link>https://detak60.com/read/detail/7208/alami-lakalantas-pemuda-bagan-keladi-kota-dumai-meninggal-dunia-di-tempat-mengalami-luka-cukup-parah-pada-bagian-kepala</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, DUMAI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Ditengah Operasi Patuh Lancang Kuning yang dimulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, selama 14 Hari kedepan, wilayah Kota Dumai digemparkan dengan kejadian Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) hingga menelan korban jiwa, terjadi di Kota Dumai, yang masuk dalam wilayah Hukum Polres Dumai, Polda Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam musibah lakalantas tersebut, korban yang mengendarai sepeda motor meninggal dunia di tempat, setelah terlindas oleh 1 unit truk. Musibah lakalantas yang terjadi di wilayah Hukum Polres Dumai terjadi pada Sabtu (31/10/2026) di jalan Patimura, Dumai Kota, Kota Dumai, Riau sekitar pukul 17.00 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada foto yang tersebar secara luas baik di sosial media serta yang diterima redaksi &lt;i&gt;www.detak60.com&lt;/i&gt;, terlihat korban yang mengendarai sepeda motor jenis honda beat dengan Nomor Polisi (Nopol) BM 6408 XX meninggal dunia dengan kondisi mengalami luka yang cukup parah pada bagian kepala.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Korban yang meninggal dunia di tempat diduga terlindas oleh 1 unit truk yang belum diketahui Nomor Polisi (Nopol) nya. Terlihat masyarakat setempat serta pengendara yang melintas membantu evakuasi korban yang sudah tak bernyawa lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Belakangan diketahui korban berinisial DI yang merupakan warga Bagan Keladi, Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat dikonfirmasi Kasat Lantas Polres Dumai, Iptu Bobby Patriatama Hermawan, S.Tr.K., S.I.K, melalui pesan singkat WhatsApp nya, di nomor 0813 7440 xxx, belum memberikan jawaban, hingga berita ini diterbitkan belum memberikan kronologis kejadian serta data lengkap korban yang meninggal dunia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk diketahui, saat ini Polres Se Polda Riau sedang melaksanakan Operasi Patuh Lancang Kuning selama 14 hari dimulai dari 26 Oktober hingga 8 November 2026, khususnya Mapolres Kota Dumai. Tujuan dari Operasi Patuh Lancang Kuning Polres Dumai bertujuan Menekan angka kecelakaan lalu lintas dan mengurangi fatalitas korban kecelakaan di jalan raya, Meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat agar lebih tertib dan patuh dalam berlalu lintas, Mengurangi pelanggaran lalu lintas serta mencegah kemacetan di titik&#45;titik rawan, Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan, seperti aksi begal atau balapan liar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan dan konfrimasi resmi dari Kasat Lantas Polres Dumai. *&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/21920412484-lakalantas_jalan_patimura_dumai_di_blur.jpeg"/><pubDate>Sun, 01 Nov 2026 17:13:35 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7208/alami-lakalantas-pemuda-bagan-keladi-kota-dumai-meninggal-dunia-di-tempat-mengalami-luka-cukup-parah-pada-bagian-kepala</guid></item><item><title>Diduga Travel Rsima Tujuan Duri Pekanbaru Mengalami Kecelakaan di Jalan Tol KM 62, 11 Penumpang Mengalami luka&#45;luka</title><link>https://detak60.com/read/detail/7207/diduga-travel-rsima-tujuan-duri-pekanbaru-mengalami-kecelakaan-di-jalan-tol-km-62-11-penumpang-mengalami-lukaluka</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; &amp;nbsp;Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jala Tol. Lakalantas yang kerap terjadi di jalan Tol tersebut diduga berbagai macam aspek penyebabnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kali ini salah satu travel berplat kuning yang terkenal di Duri mengalami kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di jalan Tol Kilometer 62 tujuan Duri ke Pekanbaru, Kamis (29/10/2026) malam. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam musibah kecelakaan di jalan tol tersebut para penumpang travel berplat kuning tersebut mengalami luka&#45;luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk diberikan pertolongan medis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil rangkuman www.detak60.com di lapangan, musibah kecelakaan yang dialami travel plat kuning tersebut terjadi pada Kamis (29/10/2026) sekitar pukul 23.00 WIB, dimana satu unit mobil berplat kuning berwarna body hitam jenis toyota Hiace menabrak bagian belakang fuso di kilometer 62 jalan tol permai Duri menuju Pekanbaru, yang masuk dalam wilayah Polres Bengkalis., Polda Riau. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Awak media yang menerima cuplikan video yang mana terlihat petugas jalan Tol dan para pengendara yang melintas turut memberikan bantuan evakuasi penumpang. Dalam cuplikan video terdengar suara warga yang mana menyebutkan bahwa penumpang sebanyak 11 orang dan harus dibawa ke rumah sakit terdekat untuk diberikan pertolongan medis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bantu keluarkan penumpang, ada 11 orang penumpang dalam mobil Rsima tu bang, &quot;terdengar suara lirih dalam video.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Belakangan diketahui bahwa plat nomor mobil toyota Hiace tersebut BM 7597 XX berwarna kuning dan body berwarna hitam. Sementara itu kondisi mobil toyota hi ace yang ringset parah pada bagian depan, harus segera di evakuasi agar tidak mengganggu arus lalu lintas jalan tol.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat dikonfirmasi melalui Kanit Lakalantas Polres Bengkalis, belum memberikan jawaban terkait kejadian lakalantas yang mana info yang didapat ada 11 korban yang mengalami luka&#45;luka ringan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu saat ini Polda Riau hingga ke jajarannya sedang menjalankan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026 selama 14 hari. Dalam operasi patuh Lancnag Kuning sudah jelas bertujuan untuk Meningkatkan disiplin berlalu lintas, menekan angka pelanggaran, serta mengurangi angka kecelakaan dan fatalitas di jalan raya. Kepolisian se Polda Riau juga melakukan pendekatan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif yang bersifat edukatif, persuasif, serta humanis, didukung penegakan hukum melalui sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) dan teguran. Untuk fokus pada wilayah pengawasan dan penertiban dilakukan di berbagai titik rawan pelanggaran di wilayah masing&#45;masing Polres Se Polda Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu Plt Dinas Perhubungan Riau, Sri Sadono saat dikonfirmasi awak media, Ahad (01/11/2026) untuk mempertanyakan apaka travel plat kuning tersebut resmi atau tidaknya, serta bagaimana pertanggung jawaban dari pihak travel terhadap korban&#45;korban serta barang bawaan penumpang, serta sanksi apa yang diberikan terhadaptravel plat kuning tersebut yang mengalami musibah kecelakaan, namun belum memberikan jawaban hingga berita ini diterbitkan. ***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/35573703017-travel_rsima_yang_mengalami_lakalantas.jpeg"/><pubDate>Sun, 01 Nov 2026 15:55:02 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7207/diduga-travel-rsima-tujuan-duri-pekanbaru-mengalami-kecelakaan-di-jalan-tol-km-62-11-penumpang-mengalami-lukaluka</guid></item><item><title>Operasi KRYD THM Polsek Mandau Gabungan, 1 Orang Pengunjung Ditemukan Positif Ampethamin</title><link>https://detak60.com/read/detail/7206/operasi-kryd-thm-polsek-mandau-gabungan-1-orang-pengunjung-ditemukan-positif-ampethamin</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240,75%,60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Dalam memberikan rasa aman serta tentram kepada seluruh masyarakat yang dibawah wilayah hukum Polsek Mandau, Polres Bengkalis, melaksanakan operasi KRYD di beberapa THM yang ada di jalan Hang Tuah, Mandau dan jalan lintas Duri menuju Dumai, Bathin Solapan. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polsek Mandau secara gabungan melaksanakan operasi Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada beberapa Tempat Hiburan Malam (THM) yang dibawah wilayah hukum Polsek Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Operasi KRYD yang dilaksanakan pada, Ahad (01/11/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB pada beberapa THM, masih ditemukan pengunjung yang sedang menikmati lantunan musik dan Disc Jockey (dj), ketika didatangi petugas langsung melakukan penyetopan sura musik, para pengunjung yang terkejut dengan kedatangan petugas, langsung di cek satu persatu secara acak urine nya, untuk memastikan pengunjung tidak terlibat dengan obat&#45;obatan terlarang.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek S. Bendesa, kepada awak media membenarkan operasi KRYD secara gabungan dengan BKO Polres Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Memang benar anggota Polsek Mandau gabungan BKO Polres Bengkalis melaksanakan kegiatan rutin pengecekkan tempat hiburan malam di sepanjang jalan Hang Tuah kecamatan Mandau serta di kecamatan Bathin Solapan. Pada operasi tersebut, kita menemukan 1 orang pengunjung yang saat dites urine nya positif. Kemudian pengunjung akan kita serahkan ke Reskrim Polsek Mandau untuk ditindak lanjuti, &quot;ujar AKP I Made Pasek.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengecekkan tempat hiburan malam yang dilaksanakan oleh Polsek Mandau gabungan dengan BKO Polres Bengkalis bertujuan untuk memberikan rasa aman dan tentram bagi masyarakat kecamatan Mandau dan Bathin Solapan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Untuk pengunjung yang positif tadi akan kita tindak lanjuti dan sudah kita serahkan ke Reskrim Polsek Mandau, Ini sesuai dengan instruksi Kapolri untuk membasmi dan memberantas peredara narkoba hingga ke akar&#45;akarnya, &quot;tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Operasi KRYD yang berakhir hingga pukul 03.00 WIB dini hari dalam situasi aman dan terkendali. ***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/57312956774-whatsapp_image_2026-11-01_at_14.jpeg"/><pubDate>Sun, 01 Nov 2026 15:19:21 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7206/operasi-kryd-thm-polsek-mandau-gabungan-1-orang-pengunjung-ditemukan-positif-ampethamin</guid></item><item><title>Babinsa Kopda A. Manulang Berikan Pemahaman Pancasila Kepada Warga Kelurahan Gajah Sakti, Mandau, Bengkalis</title><link>https://detak60.com/read/detail/7205/babinsa-kopda-a-manulang-berikan-pemahaman-pancasila-kepada-warga-kelurahan-gajah-sakti-mandau-bengkalis</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt; &#45;&lt;/strong&gt; Jajaran Koramil 03/Mandau melalui Babinsa Melaksanakan Kegiatan Komunikasi Sosialisasi (Komsos) Pembinaan wawasan kebangsaan serta Penyuluhan tentang nilai&#45;nilai Pancasila serta pemahaman mengenai butir&#45;butir pada, Ahad (01/11/2026) kepada warga kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau, Bengkalis, yang masuk dalam wilayah Kampung Pancasila, Kabupaten Bengkalis, Riau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kegiatan tersebut bertindak sebagai Pengisi materi wawasan kebangsaan Kampung Pancasila, Danramil 03/Mandau diwakili oleh Babinsa Kopda A. Manulang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam penyampaian materi yang disampaikan oleh Babinsa, menegaskan bahwa menjaga dan mempertahankan NKRI adalah tanggung jawab semua komponen bangsa, termasuk dalam rangka mencegah setiap ancaman radikalisme dan terorisme yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Anggota Babinsa juga menyampaikan, agar menjalankan kegiatan gotong royong pada lingkungan Kampung Pancasila, yang juga dapat mempererat persatuan kesatuan yang telah dilaksanakan oleh nenek moyang bangsa Indonesia.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita juga menyampaikan kepada para peserta yang hadir, agar dapat melaksanakan pemahaman dalam pengamalan nilai&#45;nilai Pancasila dan kedisiplinan serta mengajak menyanyikan lagu Garuda Pancasila secara bersama&#45;sama. Juga pemahaman terhadap butir&#45;butir Pencasila yang tertuang untuk mengedepankan kampung Pancasila, &quot;ujar Babinsa Kopda A. Manulang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh para Babinsa, berjalan dengan lancar dan tertib hingga kegiatan selesai dilaksanakan. Terlihat para peserta yang termasuk dalam kampung Pancasila, yang ikut dalam komunikasi sosial yang masuk dalam program kampung Pancasila antusias dengan serius mengikuti materi apa yang disampaikan oleh Babinsa Koramil 03/Mandau secara serius. ***&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/30277115048-img-20261101-wa0006.jpg"/><pubDate>Sun, 01 Nov 2026 14:41:24 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7205/babinsa-kopda-a-manulang-berikan-pemahaman-pancasila-kepada-warga-kelurahan-gajah-sakti-mandau-bengkalis</guid></item><item><title>Periode 2026, Polres Bengkalis Tangani 10 Perkara Karhutla, 11 Diduga Tersangka, 4 Berkas Dinyatakan Lengkap</title><link>https://detak60.com/read/detail/7204/periode-2026-polres-bengkalis-tangani-10-perkara-karhutla-11-diduga-tersangka-4-berkas-dinyatakan-lengkap</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Pada pemberitaan sebelumnya yang mana Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Ade Kuncoro Ridwan mengatakan bahwa Polda Riau sudah menangani perkara Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) untuk Wilayah Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara untuk khusus wilayah Kabupaten Bengkalis, yang sedang ditangani oleh Polres Bengkalis sebanyak 10 Perkara karhutla yang masuk dalam wilayah Kabupaten Bengkalis di 5 Kecamatan yang berbeda.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Eko Rubiyanto, S.H., S.I.K., M.H, melalui Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Arthur Joshua Toreh, S.Tr.K., S.I.K., M.A, Sabtu (31/10/2026) menjelaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Memang benar Polres Bengkalis menangani 10 perkara karhutla yang masuk dalam wilayah Kabupaten Bengkalis. Untuk rincian kecamatannya yaitu Bukit Batu, Bengkalis Kota, Rupat Utara, Pinggir, Bandar Laksaman yang merupakan wilayah terpantau karhutla. Dari kecamatan tersebut telah kita amankan 11 orang yang diduga sebagai tersangka dan telah diamankan di Mapolres Bengkalis, &quot;jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk luas lahan yang terbakar kurang lebih 350 hektar diberbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dari 10 perkara serta 11 orang yang diduga tersangka, berkas yang sudah lengkap dan sedang berproses sidang sebanyak 4 perkara, sementara 6 lagi sedang melengkapi berkas&#45;berkasnya, &quot;tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kebakaran hutan dan lahan yang sempat menjadi perhatian Internasional, yang mana diduga ada unsur kesengajaan dibakar nya lahan tersebut, kemudian akan dijadikan perkebunan kelapa sawit oleh oknum&#45;oknum yang tak bertanggung jawab kini terus diselidiki oleh pihak aparat penegak hukum. ***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/91714371847-ilustrasi.jpg"/><pubDate>Sat, 31 Oct 2026 19:35:05 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7204/periode-2026-polres-bengkalis-tangani-10-perkara-karhutla-11-diduga-tersangka-4-berkas-dinyatakan-lengkap</guid></item><item><title>Ditangkap Polisi Maling HP, Rupanya Terduga Maling Sepeda Motor Juga</title><link>https://detak60.com/read/detail/7203/ditangkap-polisi-maling-hp-rupanya-terduga-maling-sepeda-motor-juga</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&#45; &quot;Sudah jatuh tertimpa tangga&quot;.&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Pepatah itu langsung menimpa salah satu tahanan yang masih berada di Mapolsek Mandau, berinisial D yang masih usian belasan tahun.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Terbilang masih muda, terduga pelaku D yang telah ditahan oleh Pihak Kepolisian Sektor Mandau, Polres Bengkalis, malah kembali diduga menjadi pelaku pencurian sepeda motor dari temannya pada Senin (07/09/2026) silam.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek S. Bendesa, Sabtu (31/10/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Memang benar DP warga Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan yang sebelumnya telah diamankan dalam dugaan pencurian Handphone, namun kembali menerima laporan atas dugaan pencurian sepeda motor milik temannya. D yang sudah ditahan kembali kita sangkakan dengan dugaan pencurian sepeda motor jenis honda beat, &quot;ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan niat ingin menguasai kendaraan bermotor serta bermodalkan kepercayaan dari temannya, terduga D langsung membawa kabur sepeda motor jenis honda beat dan disembunyikan pada salah satu tempat di Kandis, Siak.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kejadian pencurian sepeda motor terjadi pada Senin (07/09/2026) silam yang mana korban bersama dengan terduga pelaku berniat membeli rokok di salah satu warung Rangau Kilometer 10, Kecamatan Bathin Solapan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Terduga pelaku langsung membawa kabur sepeda motor korban dengan alasan mau buang air di salah satu tempat ibadah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Usai membawa kabur sepeda motor tersebut, terduga pelaku langsung kabur dan menyembunyikan sepeda motor di daerah Kandis, Siak. Saat tim mendatangi TKP tersebut, benar saja menemukan 1 unit sepeda motor jenis honda beat. Saat petugas mencocokan, memang benar sepeda motor tersebut milik korban SU, &quot;tambahnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Teduga D yang sebelumnya melakukan pencurian HP, kembali disangkakan dengan pencurian sepeda motor.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Usia yang masih belasan tahun, tak menunjukkan perilaku dan sikap yang ingin hidup mewah dengan cepat, tanpa mau berusaha dan bekerja.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kini D harus mendekam di sel Mapolsek Mandau guna menjalani sejumlah penyiidikan dan pemeriksaan lebih lanjut atas perbuatannya sendiri. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/75194066250-img-20261031-wa0018.jpg"/><pubDate>Sat, 31 Oct 2026 13:56:58 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7203/ditangkap-polisi-maling-hp-rupanya-terduga-maling-sepeda-motor-juga</guid></item><item><title>Patroli Karhutla Terus dilakukan, Babinsa Serka Alinaspi, Koptu Yusup Andri W, cek Lahan Rawan di Jalan Tanpa Nama, Pematang Pudu</title><link>https://detak60.com/read/detail/7202/patroli-karhutla-terus-dilakukan-babinsa-serka-alinaspi-koptu-yusup-andri-w-cek-lahan-rawan-di-jalan-tanpa-nama-pematang-pudu</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Dalam rangka mengurangi jumlah titik api atau yang lebih dikenal dengan sebutan hot spot, pada lokasi&#45;lokasi yang dianggap rawan akan terjadinya karhutla, Babinsa Koramil 04/Mandau gencar melaksanakan patroli.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Daerah karhutla yang rawan serta menjadi target patroli dianggap cukup rawan, para Babinsa Kodim 0303/Bengkalis, Koramil 03/Mandau melakukan patroli rutin secara berkala di daerah&#45;daerah yang dianggap rawan akan terjadi nya karhutla.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Babinsa 03/Mandau Serka Alinaspi, Koptu Yusup Andri W patroli di jalan Tanpa Nama, Kelurahan Pematang Pudu, Mandau, Bengkalis, Riau, Sabtu (31/10/2026) pagi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Patroli pemantauan hot spot yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk mendeteksi lebih awal jika ditemukan daerah atau wilayah yang rawan terjadi karhutla pada wilayah binaan nya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Tujuannya untuk Memonitor kemungkinan timbulnya titik api atau hot spot di wilayah rawan akan terjadi karhutla, Memantau Aktivitas Masyarakat dalam Memanfaatkan Hutan dan lahan, Menghimbau masyarakat untuk tidak membakar sembarangan, &quot;ujar Babinsa Serka Alinaspi mewakili Danramil 03/Mandau Kapten Czi, Suratmin.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bersama Tim memantau wilayah yang rawan dianggap penting ini adalah untuk antisipasi agar karhutla dapat dicegah sejak dini.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Bagi masyarakat yang melihat, menyaksikan atau mengetahui ada nya karhutla agar segera melapor. Agar dapat dicegah sejak dini dan tidak merugikan masyarakat seluruhnya, &quot;tutupnya. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/75490880987-img-20261031-wa0016.jpg"/><pubDate>Sat, 31 Oct 2026 13:10:28 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7202/patroli-karhutla-terus-dilakukan-babinsa-serka-alinaspi-koptu-yusup-andri-w-cek-lahan-rawan-di-jalan-tanpa-nama-pematang-pudu</guid></item><item><title>&quot;Jika Disuruh Jadi Guru, Kami pun Tak Mampu&quot;, Itu Pesan Kades Muara Basung Saat Hadiri Milad IGRA ke 24</title><link>https://detak60.com/read/detail/7201/jika-disuruh-jadi-guru-kami-pun-tak-mampu-itu-pesan-kades-muara-basung-saat-hadiri-milad-igra-ke-24</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240,75%,60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Ikatan Guru Raudatul Athfal atau yang lebih dikenal dengan sebutan IGRA kembali melaksanakan Milad atau hari lahirnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di Milad yang ke 24, Sabtu (31/10/2026), IGRA juga mengundang sejumlah guru serta Ketua IGRA Kabupaten Bengkalis, Santi Arah, S.Pd.I,.MM,.Gr, Ketua IGRA Kecamatan Elva Sukaesih, S.Pd,.Gr serta Kepala Desa Muara Basung, Akhyar Mukminin.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;img src=&quot;https://detak60.com/gambar/images/img_6ae582645ae33.jpg&quot;&gt;&lt;br&gt;Bertempat digedung serba guna yang diberi nama Hj. Nuriyah Binti Penghulu Sontel, kegiatan Milad berlangsung khusuk dan meriah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam sambutannya, Kepala Desa Muara Basung, Akhyar Mukminin berpesan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Selamat Milad Igra ke 24 tetap konsisten mengabdi, Menguatkan kader, menyatukan Gerak, melahirkan karya dan prestasi menuju IGRA Mertabat dan Bermanfaat, &quot;jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;img src=&quot;https://detak60.com/gambar/images/img_6ae58271d475c.jpg&quot;&gt;&lt;br&gt;Ia juga menyampaikan kepada para undangan yang hadir agar tetap menjadi seorang guru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Karena guru ini lah pahalanya paling besar dan paling mulia. Seseorang yang diciptakan menjadi guru memiliki kesabaran yang tinggi, ketulusan dan keikhlasan dalam mendidik anak&#45;anak yang dari tidak tahu menjadi tahudari yang tidak pandai menjadi pandai, &quot;ucapnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kepala Desa Muara Basung juga menyampaikan candaan di depan para undangan yang datang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Jika kami disuruh jadi guru, kami rasa juga tak mampu, sebab kesabaran manusia berbeda&#45;beda serta yang menentukan seseorang itu hanya allah, sehingga dipilihlah para guru untuk mendidik dan mengajarkan anak&#45;anak untuk bisa pandai, &quot;ucap Kades yang terbilang muda namun mengayomi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;img src=&quot;https://detak60.com/gambar/images/img_6ae582931cc62.jpg&quot;&gt;&lt;br&gt;Dipenghujung sambutannya, Akhyar juga berpesan kepada semua yang hadir.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Jamgan kita katakan silet itu tidak tajam karena tak mampu memotong batang kelapa yang besar dan jangan kita katakan kapak itu tumpul karena tak bisa mencukur kumis, namuj semua ada porsi dan tempatnya masing&#45;masing sehingga berfungsi dengan sempurna, &quot;pesannya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;img src=&quot;https://detak60.com/gambar/images/img_6ae582b91ee18.jpg&quot;&gt;&lt;br&gt;Kegiatan Milad ditutup dengan memotong tumpeng serta berswafoto bersama di gedung serba guna Hj. Nuriyah Binti Penghulu Sontel yang terletak di Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir, Bengkalis, Riau. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/93381358577-img-20261031-wa0011.jpg"/><pubDate>Sat, 31 Oct 2026 12:57:57 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7201/jika-disuruh-jadi-guru-kami-pun-tak-mampu-itu-pesan-kades-muara-basung-saat-hadiri-milad-igra-ke-24</guid></item><item><title>Gelar &quot;Suling&quot; , Polres Bengkalis Berpesan Pererat Silaturahmi dan Berikan Pesan Kamtibmas</title><link>https://detak60.com/read/detail/7200/gelar-suling--polres-bengkalis-berpesan-pererat-silaturahmi-dan-berikan-pesan-kamtibmas</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; – Dalam rangka mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat, Polres Bengkalis bersama Polsek jajaran melaksanakan kegiatan Subuh Keliling (Suling) dengan melaksanakan shalat Subuh berjamaah di sejumlah masjid dan mushala di wilayah hukum Polres Bengkalis, Sabtu (31/10/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 04.45 WIB hingga 06.00 WIB tersebut dilaksanakan secara serentak oleh personel Polres Bengkalis dan Polsek jajaran, meliputi Polsek Bengkalis, Polsek Mandau, Polsek Pinggir, Polsek Rupat, Polsek Bantan, Polsek Bukit Batu, serta Polsek Rupat Utara.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pelaksanaan Subuh Keliling dilakukan di sejumlah tempat ibadah, di antaranya Musala Al Baqi Jalan Gatot Subroto, Masjid Nurul Huda Desa Sungai Alam, Masjid Nurul Hidayah Jalan Wali Seno, Masjid Taqwa Jalan KH Ahmad Dahlan, Masjid Raya Al Badar Kelurahan Batu Panjang, Masjid Al Huda Gawar&#45;Gawar Kecamatan Bukit Batu, Masjid Babussalam Jalan Antara Desa Selat Baru, serta Musala Al Wahab Desa Tanjung Medang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui kegiatan ini, Polres Bengkalis berupaya membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat, sekaligus mengajak umat Muslim untuk senantiasa memakmurkan masjid melalui pelaksanaan salat Subuh berjamaah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain melaksanakan ibadah bersama, personel Polri juga menyampaikan pesan&#45;pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada para jemaah, di antaranya imbauan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama&#45;sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Bengkalis.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan Subuh Keliling ini juga menjadi sarana bagi personel Polri untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus melakukan pemantauan serta patroli di lingkungan masjid dan musala guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui program Subuh Keliling, Polres Bengkalis berharap hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat semakin erat, sehingga tercipta sinergi dan kepedulian bersama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kenyamanan di lingkungan masyarakat.***&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Polri Hadir, Dekat dengan Masyarakat, Bersama Menjaga Kamtibmas&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/73595112121-img-20261031-wa0006.jpg"/><pubDate>Sat, 31 Oct 2026 11:54:56 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7200/gelar-suling--polres-bengkalis-berpesan-pererat-silaturahmi-dan-berikan-pesan-kamtibmas</guid></item><item><title>Sebut, Banyak Memberikan Kontribusi Besar Bagi Pembangunan Siak, Bupati Bengkalis Kasmarni Turut Bela Sungkawa Untuk Almarhum Arwin As</title><link>https://detak60.com/read/detail/7199/sebut-banyak-memberikan-kontribusi-besar-bagi-pembangunan-siak-bupati-bengkalis-kasmarni-turut-bela-sungkawa-untuk-almarhum-arwin-as</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240,75%,60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;– Kabar duka menyelimuti masyarakat Provinsi Riau. Mantan Bupati Siak, Bapak H. Arwin AS, menghembuskan napas terakhir pada Sabtu (31/10/2026), di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, pukul 07.28 WIB. Almarhum akan dikebumikan di Pekanbaru, yang mana saat ini disemayamkan di rumah duka di Jalan Thamrin, Suka Maju, Kota Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Atas kepergian tokoh yang dikenal sebagai Bapak Pembangunan Kabupaten Siak tersebut, Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, menyampaikan ungkapan belasungkawa dan duka cita yang mendalam kepada keluarga besar almarhum serta seluruh masyarakat Kabupaten Siak.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bupati Kasmarni menyebut, Bapak H. Arwin AS merupakan sosok pemimpin yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan pembangunan Kabupaten Siak. Dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin daerah tersebut menjadi bagian penting dalam sejarah perkembangan Kabupaten Siak.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam&#45;dalamnya atas berpulangnya Bapak H. Arwin AS. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan kekhilafannya, serta diterima seluruh amal ibadahnya,” ungkap Kasmarni.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bupati Kasmarni juga menyampaikan bahwa kepergian almarhum merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Siak dan Provinsi Riau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, jasa dan pengabdian seorang pemimpin dalam membangun daerah akan selalu dikenang. Berbagai kontribusi dan pemikiran yang telah diwariskan almarhum diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam melanjutkan pembangunan daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami berharap diberikan ketabahan, kekuatan dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik bagi almarhum dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa dalam lindungan&#45;Nya,” tutup Bupati.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;br&gt;Selamat jalan, Bapak H. Arwin AS. Dedikasi dan pengabdianmu untuk Negeri Istana akan senantiasa dikenang. ***&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/65427379475-ucapan_dr_bengkalis.jpeg"/><pubDate>Sat, 31 Oct 2026 11:39:01 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7199/sebut-banyak-memberikan-kontribusi-besar-bagi-pembangunan-siak-bupati-bengkalis-kasmarni-turut-bela-sungkawa-untuk-almarhum-arwin-as</guid></item><item><title>Berita Duka, Mantan Bupati Siak dua periode Arwin AS Tutup Usia</title><link>https://detak60.com/read/detail/7198/berita-duka-mantan-bupati-siak-dua-periode-arwin-as-tutup-usia</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240,75%,60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, SIAK &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&#45;&amp;nbsp;Kabar duka bagi masyarakat Riau, khususnya Kabupaten Siak. Mantan Bupati Siak dua periode, Arwin AS, meninggal dunia pada Sabtu (31/10/2026) pagi, usai menjalani perawatan akibat kondisi kesehatan yang menurun.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sang Bapak Pembangunan Siak ini menghembuskan nafas terakhir di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kabar dukacita ini disampaikan oleh Ketua Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) Provinsi Riau, Iman Munandar, SH, MH.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Ya, saya sedang menuju rumah duka. Beliau tokoh yang membesarkan PA GMNI di Riau. Beliau Ketua PA GMNI di Riau yang pertama. Keluarga besar PA GMNI sangat kehilangan sosok panutan,&quot; kata Iman dikonfirmasi, Sabtu pagi ini.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kepergian Arwin menjadi kehilangan bagi masyarakat Kabupaten Siak, mengingat perannya sebagai salah satu tokoh penting dalam pembangunan daerah berjuluk Negeri Istana tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Arwin AS dikenal sebagai bupati definitif pertama Kabupaten Siak yang memimpin selama dua periode, yakni 2001&#45;2006 dan 2006&#45;2011. Masa kepemimpinannya berlangsung ketika Siak masih berada pada tahap awal pembangunan setelah dimekarkan dari Kabupaten Bengkalis pada 1999.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selama satu dekade memimpin, Arwin meletakkan sejumlah fondasi pembangunan pemerintahan, infrastruktur, dan penguatan ekonomi daerah. Salah satu peninggalan paling menonjol dari masa kepemimpinannya adalah Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah yang membentang di atas Sungai Siak.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jembatan sepanjang sekitar 1.196 meter tersebut dibangun mulai 2002 dan diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 11 Agustus 2007. Keberadaan jembatan itu mengubah konektivitas kawasan Siak Sri Indrapura, sekaligus menjadi salah satu ikon pembangunan Kabupaten Siak hingga sekarang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Arwin juga dikenal memiliki peran penting dalam merintis dan memperkuat keberadaan PT Bumi Siak Pusako (BSP), badan usaha milik daerah yang bergerak di sektor minyak dan gas bumi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui BSP, Pemerintah Kabupaten Siak membangun keterlibatan ekonomi daerah dalam pengelolaan sumber daya migas, sebuah langkah yang kemudian menjadi bagian penting perjalanan industri perminyakan daerah.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240,75%,60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Pesan Terakhir tentang Perjuangan Hak Migas Siak.&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam beberapa bulan terakhir, kondisi kesehatan Arwin diketahui mengalami penurunan. Meski demikian, ia masih memberikan perhatian terhadap perkembangan pembangunan dan persoalan keuangan Kabupaten Siak.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pada awal Oktober 2026, Bupati Afni Zulkifli menyempatkan diri menemui Arwin yang sedang sakit sebelum bertolak ke Jakarta untuk memperjuangkan Dana Bagi Hasil (DBH) migas Kabupaten Siak kepada Kementerian Keuangan. Pertemuan tersebut berlangsung di tengah kekhawatiran Pemerintah Kabupaten Siak terhadap proyeksi penurunan penerimaan DBH migas pada 2027.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam pertemuan itu, Arwin memberikan semangat kepada Afni agar tetap memperjuangkan kepentingan masyarakat Siak.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;br&gt;&quot;Berjuanglah, jangan menyerah. Berjuanglah. Diiringi dengan doa. Berjuanglah. Sebagaimana dulu aku berjuang untuk jembatan bisa membentang di atas Sungai Siak,&quot; kata Afni menirukan pesan Arwin.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Setelah tidak lagi menjabat bupati pada 2011, Arwin tetap menjadi salah satu tokoh senior yang dimintai pandangan mengenai perkembangan Siak. Ia juga beberapa kali memberikan nasihat kepada pemimpin daerah mengenai pentingnya menjaga kesinambungan pembangunan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. *&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/48165268918-almarhum_arwin_as.jpg"/><pubDate>Sat, 31 Oct 2026 11:15:17 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7198/berita-duka-mantan-bupati-siak-dua-periode-arwin-as-tutup-usia</guid></item><item><title>Polda Riau Tetapkan 65 Tersangka Dugaan Bakar 3.394 Hektare Lahan, Bengkalis 10 Kasus ditangani Polres Bengkalis</title><link>https://detak60.com/read/detail/7197/polda-riau-tetapkan-65-tersangka-dugaan-bakar-3394-hektare-lahan-bengkalis-10-kasus-ditangani-polres-bengkalis</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240,75%,60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, RIAU&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Sepanjang tahun 2026 ini sebanyak 65 orang ditetapkan sebagai tersangka dugaan melakukan pembakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan total luas terbakar sekitar 3.394 hektare.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Seluruh tersangka itu diproses dari 61 tindak pidana, yang diproses Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau bersama jajaran polres.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Kombes Ade Kuncoro Ridwan mengatakan, puluhan kasus tersebut mengakibatkan area seluas 3.394,55 hektare terbakar yang tersebar di 12 kabupaten/kota.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Sebanyak 65 orang yang ditetapkan sebagai tersangka, diduga terlibat kasus karhutla dengan total luas area terbakar mencapai 3.394,55 hektare tersebar di 12 kabupaten/kota,&quot; kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau Kombes Pol Ade Kuncoro, Kamis (29/10/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ade menyebutkan, &quot;Polres jajaran yang memiliki perkara terbanyak antara lain di Kabupaten Pelalawan dan Bengkalis, serta Polres Inhil, masing&#45;masing menangani 10 kasus. Disusul, Kabupaten Pelalawan menempati tertinggi lahan terbakar yakni seluas 2.507,1 hektare,&quot; ujar Ade.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, sebanyak 10 kasus yang diproses Polres Indragiri Hilir menyebabkan 73,5 hektare luas lahan terbakar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;Polres Indragiri Hulu menangani tujuh perkara dengan luas 111,7 hektare, sedangkan Polres Siak menangani lima perkara dengan luas 48,64 hektare.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Subdit IV Ditreskrimsus menangani empat perkara Karhutla dengan luas lahan terbakar 152,71 hektare,&quot; jelas Ade.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain beberapa daerah di atas, penanganan karhutla juga dilakukan Polres jajaran seperti Pekanbaru, Dumai, Rokan Hilir, Kepulauan Meranti, Kampar, Rokan Hulu, dan Kuantan Singingi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Perkembangan 61 perkara tersebut, tujuh perkara masih dalam tahap penyidikan, 24 perkara pada tahap I, 11 perkara pada tahap P19, dan 19 perkara telah memasuki tahap II atau pelimpahan tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum,&quot; beber Ade.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ade menegaskan, bahwa penanganan puluhan perkara Karhutla ini merupakan komitmen Polda Riau dan jajaran, dalam penegakan hukum untuk pengendalian karhutla di Provinsi Riau.&lt;br&gt;Selain penegakan hukum, Polda Riau bersama jajaran juga mengedepankan langkah pencegahan melalui patroli di daerah rawan kebakaran, pemantauan titik panas, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Selain tindakan represif, kami juga melakukan tindakan pencegahan seperti memasang plang peringatan di lokasi yang sudah pernah terbakar,&quot; tutup Ade. *&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/20788693737-1793266523.jpg"/><pubDate>Sat, 31 Oct 2026 00:31:43 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7197/polda-riau-tetapkan-65-tersangka-dugaan-bakar-3394-hektare-lahan-bengkalis-10-kasus-ditangani-polres-bengkalis</guid></item><item><title>Dukung Program Green Policing Kapolda Riau, Pollres Bengkalis Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan dan Tanam Pohon</title><link>https://detak60.com/read/detail/7196/dukung-program-green-policing-kapolda-riau-pollres-bengkalis-ajak-masyarakat-peduli-lingkungan-dan-tanam-pohon</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; – Polres Bengkalis melalui Polsek jajaran terus mendukung program Kapolda Riau tentang Green Policing dengan mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan hidup dan kelestarian hutan melalui kegiatan edukasi serta penanaman pohon, Jumat (30/10/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan dilaksanakan secara serentak oleh delapan Polsek jajaran Polres Bengkalis, yakni Polsek Siak Kecil, Polsek Rupat, Polsek Rupat Utara, Polsek Bantan, Polsek Bukit Batu, Polsek Mandau, Polsek Bengkalis, dan Polsek Pinggir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, masing&#45;masing Kapolsek bersama personel mengajak masyarakat setempat untuk berpartisipasi aktif menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan juga melibatkan siswa&#45;siswi SMAN 3 Bengkalis sebagai bentuk edukasi kepedulian lingkungan sejak dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program Green Policing, personel Polri memberikan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga, memelihara, serta melestarikan lingkungan hidup dan hutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat juga diajak untuk mengimplementasikan kepedulian terhadap lingkungan melalui berbagai langkah sederhana, seperti menanam bibit pohon, tidak membuang sampah sembarangan, serta melaksanakan kerja bakti dan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, masyarakat diharapkan dapat meneruskan edukasi tersebut kepada keluarga, teman, dan lingkungan tempat tinggal masing&#45;masing sehingga kesadaran menjaga kelestarian alam semakin luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman bibit pohon secara simbolis bersama masyarakat di lokasi kegiatan masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, Polres Bengkalis ingin menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program Green Policing juga menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam membangun kemitraan, meningkatkan kepercayaan publik (public trust), serta menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian alam demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis berkomitmen mendukung program Green Policing Kapolda Riau dengan terus mengedukasi dan mengajak masyarakat menjadi pelopor kepedulian lingkungan, karena menjaga alam hari ini merupakan investasi bagi masa depan. ***&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/77950771701-akbp_eko_rubiyanto_menanam_pohon.jpeg"/><pubDate>Fri, 30 Oct 2026 22:19:06 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7196/dukung-program-green-policing-kapolda-riau-pollres-bengkalis-ajak-masyarakat-peduli-lingkungan-dan-tanam-pohon</guid></item><item><title>Sinergi BNNK dan Bea Cukai Dumai Gagalkan Penyelundupan 5,3 Kg Sabu dari Malaysia</title><link>https://detak60.com/read/detail/7195/sinergi-bnnk-dan-bea-cukai-dumai-gagalkan-penyelundupan-53-kg-sabu-dari-malaysia</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240,75%,60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, DUMAI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Sinergi pertukaran informasi serta kerja sama antara Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Dumai dan Bea Cukai Dumai kembali membuahkan hasil nyata dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika jalur Luar Negeri. Berbekal informasi awal dari BNNK Dumai yang ditindaklanjuti dengan analisis risiko, peningkatan pengawasan, serta kejelian petugas di lapangan, Bea Cukai Dumai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 5,3 kilogram yang datang dari Malaysia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penindakan yang berlangsung di Terminal Ferry Internasional Dumai, Kamis (29/10/2026), tersebut berhasil mengamankan 7 paket narkoba jenis sabu&#45;sabu dengan berat kotor keseluruhan 5.367 gram. Barang terlarang yang datang dari jalur luar negeri yang diperkirakan bernilai Rp. 6.977.100.000 itu disembunyikan pada sejumlah sisi kompartemen koper milik seorang penumpang kapal feri internasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan ini diperkirakan dapat menyelamatkan 26.835 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika, sekaligus memberikan potensi penghematan keuangan negara mencapai Rp. 23.943.528.750.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan penindakan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Riau, Dwijo Muryono, bersama Kepala Kantor Bea Cukai Dumai, Ruru Firza Isnandar dan Kepala BNN Kota Dumai Ignasius Agus Nugraha&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berawal dari Informasi BNNK Dumai, Ditindaklanjuti Pengawasan Terarah. Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi pendahuluan yang disampaikan BNNK Dumai mengenai dugaan rencana penyelundupan narkotika jenis sabu dari Malaysia melalui Pelabuhan Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Informasi tersebut tidak berhenti sebagai laporan awal. Bea Cukai Dumai segera menindaklanjutinya dengan meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengawasan terhadap kedatangan penumpang internasional, khususnya dari Malaysia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kamis (29/10/2026), saat kapal MV Indomal Dynasty tiba dari Port Dickson, Malaysia, Tim Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai Dumai melakukan analisis risiko terhadap penumpang dan barang bawaan. Dari hasil analisis tersebut, petugas memberikan perhatian khusus kepada seorang penumpang pria berinisial Z (35), warga negara Indonesia asal Medan&#45;Sumatera Utara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengawasan kemudian dilakukan secara terarah sejak penumpang turun dari kapal. Petugas mengamati pergerakan dan perilaku penumpang sebelum melanjutkan pemeriksaan terhadap barang bawaannya menggunakan mesin pemindai X&#45;ray.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kejelian petugas dalam membaca hasil pemindaian menjadi titik penting pengungkapan. Pada sejumlah sisi koper yang dibawa Z, petugas menemukan indikasi tidak wajar yang mengarah pada dugaan adanya barang tersembunyi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Temuan tersebut segera ditindaklanjuti dengan penegahan dan pemeriksaan fisik secara mendalam. Saat membuka salah satu sisi kompartemen koper, petugas menemukan bungkusan mencurigakan yang diduga berisi narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bea Cukai Dumai kemudian berkoordinasi kembali dengan BNNK Dumai. Penumpang beserta barang bawaannya dibawa ke Kantor Bea Cukai Dumai untuk menjalani pemeriksaan lanjutan bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil pemeriksaan menyeluruh terhadap bagian&#45;bagian koper mengungkap 7 bungkus yang disembunyikan pada berbagai sisi kompartemen, dengan berat bruto keseluruhan mencapai 5.367 gram atau 5 Kilogram lebih. .&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengujian awal menggunakan alat Narkotest yang dilakukan bersama BNNK Dumai menunjukkan hasil positif terhadap metamfetamin atau sabu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240,75%,60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Ketajaman Analisis dan Kemampuan Petugas Jadi Penentu Keberhasilan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Kantor Wilayah DJBC Riau, Dwijo Muryono, menekankan pentingnya penguatan pengawasan berbasis risiko yang didukung pertukaran informasi antar lembaga dan kesiapsiagaan petugas di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan ini memperlihatkan bahwa keberhasilan penindakan tidak hanya ditentukan oleh tersedianya informasi awal, tetapi juga oleh kemampuan petugas dalam mengolah informasi tersebut menjadi langkah pengawasan yang tepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Informasi pendahuluan dari BNNK Dumai menjadi dasar peningkatan kewaspadaan. Selanjutnya, petugas Bea Cukai Dumai melakukan analisis risiko, menentukan sasaran pemeriksaan, mengamati pergerakan penumpang, hingga mengidentifikasi indikasi mencurigakan melalui pemindaian X&#45;ray.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian tindakan tersebut menunjukkan pentingnya kompetensi dan ketelitian petugas dalam mendeteksi modus penyelundupan yang berupaya memanfaatkan jalur penumpang internasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di bawah kepemimpinan Kepala Kantor Bea Cukai Dumai, Ruru Firza Isnandar, penguatan kemampuan analisis risiko, pemanfaatan teknologi pemeriksaan, dan koordinasi lintas instansi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan fungsi pengawasan kepabeanan. Keberhasilan ini sekaligus membuktikan bahwa informasi intelijen yang ditindaklanjuti secara cepat, cermat, dan terukur dapat menghasilkan penindakan yang efektif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240,75%,60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Sinergi BNNK dan Bea Cukai Dumai, dari Informasi Awal hingga Pengungkapan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan penggagalan penyelundupan tersebut juga tidak terlepas dari peran BNNK Dumai yang dipimpin Ignasius Agus Nugraha. Informasi awal mengenai potensi masuknya narkotika dari Malaysia menjadi landasan penting bagi Bea Cukai Dumai dalam meningkatkan pengawasan terhadap penumpang internasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sinergi kedua instansi kemudian berlanjut melalui koordinasi pemeriksaan, pengujian awal barang bukti, hingga penanganan terduga pelaku. Kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana pertukaran informasi yang didukung respons cepat di lapangan mampu memperkuat efektivitas pengawasan pada pintu masuk negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi contoh nyata pentingnya kerja sama antar lembaga dalam menghadapi kejahatan narkotika lintas negara yang terus berkembang, baik dari sisi jaringan maupun modus penyelundupannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240,75%,60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Bernilai Hampir Rp.7 Miliar, Berpotensi Selamatkan 26.835 Jiwa&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain berhasil menggagalkan masuknya narkotika ke wilayah Indonesia, penindakan ini juga memiliki dampak signifikan terhadap perlindungan masyarakat. Dengan berat bruto barang bukti mencapai 5,367 kilogram, nilai barang yang berhasil diamankan diperkirakan mencapai Rp. 6,97 miliar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan estimasi dampak penindakan, pengungkapan tersebut berpotensi menyelamatkan 26.835 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Tidak hanya itu, keberhasilan mencegah peredaran barang terlarang tersebut juga diperkirakan memberikan potensi penghematan keuangan negara sebesar Rp. 23,94 miliar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nilai tersebut menggambarkan besarnya dampak yang dapat ditimbulkan apabila narkotika berhasil masuk dan beredar di tengah masyarakat, termasuk potensi beban sosial dan ekonomi akibat penyalahgunaan narkotika. Dengan demikian, keberhasilan pengawasan kepabeanan tidak hanya dapat dilihat dari jumlah barang yang berhasil diamankan, tetapi juga dari kontribusinya dalam mencegah kerugian yang lebih luas bagi masyarakat dan negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240,75%,60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;Perkuat Perlindungan Masyarakat dari Ancaman Narkotika&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas pengungkapan tersebut, penumpang berinisial Z beserta barang bukti berupa satu koper berisi 7 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu diserahkan kepada BNNK Dumai untuk proses penyidikan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perbuatan tersebut diduga melanggar ketentuan Undang&#45;Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan Undang&#45;Undang Nomor 17 Tahun 2006, serta Undang&#45;Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai salah satu pintu gerbang internasional di pesisir timur Sumatra, Dumai memiliki posisi strategis dalam lalu lintas barang dan penumpang antara Indonesia dan negara tetangga. Kondisi ini menuntut pengawasan yang adaptif terhadap berbagai potensi ancaman, termasuk penyelundupan narkotika melalui jalur laut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kanwil DJBC Riau bersama Bea Cukai Dumai terus berkomitmen memperkuat fungsi pengawasan melalui peningkatan kompetensi petugas, pemanfaatan teknologi, penguatan analisis risiko, serta kolaborasi dengan aparat penegak hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui fungsi community protector, Bea Cukai tidak hanya bertugas mengawasi lalu lintas barang lintas negara, tetapi juga berperan aktif dalam melindungi masyarakat dari ancaman masuknya barang&#45;barang ilegal dan berbahaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan ini menjadi bukti bahwa sinergi informasi antar lembaga, kemampuan analisis petugas, dan ketepatan tindakan di lapangan merupakan kekuatan utama dalam menjaga pintu masuk negara sekaligus melindungi masyarakat Indonesia dari bahaya narkotika. *&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/43137633193-oke_pengungkapan_narkoba_di_dumai.jpg"/><pubDate>Fri, 30 Oct 2026 15:31:21 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/7195/sinergi-bnnk-dan-bea-cukai-dumai-gagalkan-penyelundupan-53-kg-sabu-dari-malaysia</guid></item></channel></rss>