<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://detak60.com/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://detak60.com/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>Babinsa Serka Robbi Berikan Pemahaman Pancasila Kepada Warga Desa Petani</title><link>https://detak60.com/read/detail/6779/babinsa-serka-robbi-berikan-pemahaman-pancasila-kepada-warga-desa-petani</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt; &#45;&lt;/strong&gt; Jajaran Koramil 03/Mandau melalui Babinsa Melaksanakan Kegiatan Komunikasi Sosialisasi (Komsos) Pembinaan wawasan kebangsaan serta Penyuluhan tentang nilai&#45;nilai Pancasila serta pemahaman mengenai butir &#45; butir pada, Rabu (06/05/2026) kepada warga Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis, yang masuk dalam wilayah Kampung Pancasila, Kabupaten Bengkalis, Riau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kegiatan tersebut bertindak sebagai Pengisi materi wawasan kebangsaan Kampung Pancasila, Danramil 03/Mandau diwakili oleh Babinsa Serka Robbi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam penyampaian materi yang disampaikan oleh Babinsa, menegaskan bahwa menjaga dan mempertahankan NKRI adalah tanggung jawab semua komponen bangsa, termasuk dalam rangka mencegah setiap ancaman radikalisme dan terorisme yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Anggota Babinsa juga menyampaikan, agar menjalankan kegiatan gotong royong pada lingkungan Kampung Pancasila, yang juga dapat mempererat persatuan kesatuan yang telah dilaksanakan oleh nenek moyang bangsa Indonesia.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita juga menyampaikan kepada para peserta yang hadir, agar dapat melaksanakan pemahaman dalam pengamalan nilai &#45; nilai Pancasila dan kedisiplinan serta mengajak menyanyikan lagu Garuda Pancasila secara bersama &#45; sama. Juga pemahaman terhadap butir &#45; butir Pencasila yang tertuang untuk mengedepankan kampung Pancasila, &quot;ujar Babinsa Serka Robbi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Para Babinsa, berjalan dengan lancar dan tertib hingga kegiatan selesai dilaksanakan. Terlihat para peserta yang termasuk dalam kampung Pancasila, yang ikut dalam komunikasi sosial yang masuk dalam program kampung Pancasila antusias dengan serius mengikuti materi apa yang disampaikan oleh Babinsa Koramil 03/Mandau secara serius. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/42420661014-img-20260506-wa0008.jpg"/><pubDate>Wed, 06 May 2026 12:19:52 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6779/babinsa-serka-robbi-berikan-pemahaman-pancasila-kepada-warga-desa-petani</guid></item><item><title>Kejar Hingga Ke Mandau, Polsek Pinggir Ringkus Pelaku Narkotika di Pematang Pudu</title><link>https://detak60.com/read/detail/6778/kejar-hingga-ke-mandau-polsek-pinggir-ringkus-pelaku-narkotika-di-pematang-pudu</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; – Jajaran Polsek Pinggir, Polres Bengkalis kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Bengkalis. Hasil pengembangan dari penangkapan sebelumnya, seorang pria berinisial R.S (40) berhasil diamankan di kediamannya di Jalan Aman, Gang Melur, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, pada Rabu (6/5/2026) sekira pukul 03.10 WIB.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Pinggir AKP Agung Rama, S.I.K., M.Si menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil pengembangan cepat dari kasus sebelumnya yang berhasil diungkap pada malam yang sama.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Setelah mengamankan satu pelaku di wilayah Balai Raja, tim langsung melakukan pengembangan. Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi terkait keberadaan pelaku lainnya yang diduga sebagai pemasok,” jelas Kapolsek.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tim opsnal kemudian bergerak cepat menuju lokasi yang dimaksud dan melakukan penangkapan terhadap tersangka R.S di rumahnya. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan 7 paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor ± 2,73 gram.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lain berupa satu bungkus plastik bening, uang tunai sebesar Rp200.000 yang diduga hasil penjualan sabu, serta satu unit handphone Android merk Vivo Y91 warna biru yang digunakan pelaku dalam aktivitasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui bahwa narkotika tersebut diperolehnya dari seorang pria berinisial M yang saat ini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan diduga berada di wilayah Rangau. Polisi kini terus melakukan pengembangan untuk memburu pelaku lain yang terlibat dalam jaringan tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Pelaku berperan sebagai pihak yang memiliki, menyimpan, sekaligus mengedarkan narkotika jenis sabu. Ini menjadi perhatian serius kami untuk terus mengungkap jaringan di atasnya,” tambah Kapolsek.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hasil tes urine terhadap tersangka juga menunjukkan bahwa yang bersangkutan positif mengandung metamfetamin, yang mengindikasikan keterlibatan dalam penyalahgunaan narkotika.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 junto Pasal 112 Undang&#45;Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman yang berat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolsek Pinggir guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga akan melakukan uji laboratorium forensik terhadap barang bukti serta melengkapi berkas perkara untuk segera dilimpahkan ke jaksa penuntut umum.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolsek Pinggir juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas yang mencurigakan terkait peredaran narkotika di lingkungan sekitar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama&#45;sama memerangi narkoba. Laporkan segera jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan melalui Call Center 110 yang aktif 24 jam. Identitas pelapor akan kami jaga kerahasiaannya,” tegasnya. ***&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/37970718809-img-20260506-wa0005.jpg"/><pubDate>Wed, 06 May 2026 11:15:23 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6778/kejar-hingga-ke-mandau-polsek-pinggir-ringkus-pelaku-narkotika-di-pematang-pudu</guid></item><item><title>Tameng Adat LAMR Bathin Solapan Pertanyakan, Kemana Limbah Scrap Perusahaan di Bathin Solapan</title><link>https://detak60.com/read/detail/6777/tameng-adat-lamr-bathin-solapan-pertanyakan-kemana-limbah-scrap-perusahaan-di-bathin-solapan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Tameng Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Bathin Solapan, Kabauoaten Bengkalis, Riau kembali menyoroti tingkah dan ulah perusahaan&#45;perusahaan Sub Kontrak PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kali ini langsung disampaikan oleh Hulubalang Tameng Adat LAMR Bathin Solapan, Depi Rusdianto atau yang akrab disapa Epi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Perusahaan&#45;perusahaan sub kon PT. PHR yang selama ini berdiri dan meraup keuntung di Kecamatan Bathin Solapan diduga tak mengindahkan anak tempatan alias anak kemanakan lokal yang mampu dan berkontribusi dalam pengolahan limbah&#45;limbah scrap atau yang lebih dikenal bahan sisa hasil proses produksi atau barang tidak terpakai yang masih memiliki nilai ekonomis untuk dijual atau didaur ulang kembali.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Selama ini kami di daerah hanya penonton terkait permasalahan limbah. Hasil bumi diambil, sampah dan limbah pun tak dapat kami rasakan dirasakan. Kami mampu, Namun akibat ulah segelintir oknum&#45;oknum manajemen perusahaan sub kon PT. PHR yang menggunkan dan memanfaatkan orang luar daerah sehingga kami hanya sebagai penonton. Kami juga mampu dan membelinya, namun kenapa perusahaan tak pernah mengajak kami selaku anak lokal terutama anak melayu dalam pengelolaan nya, &quot;tegas Hulubalang Tameng Adat LAMR Bathin Solapan, Epi, Rabu (6/5/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Rupanya selama ini tiap&#45;tiap perusahaan yang dibawah naunggan PT. PHR memiliki dan bertanggung jawab terhadap limbah scrap, namun sayangnya justru pihak dari luar daerah yang menikmati keuntungan dan menjadi pemasukkan bagi &quot;kantong&#45;kantong&quot; pribadi oknum manajemen perusahaan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami mengingatkan kepada seluruh perusahaan&#45;perusahaan yang ada di Kecamatan Bathin Solapan, untuk ke depan nya libatkan anak tempatan dan lokal yang mampu dalam pengelolaan limbah scrap atau limbah bahan produksi. Selama ini kemana perginya limbah scrap yang ada diperusahaan&#45;perusahaan tersebut, padahal limbab scrap itu tidak digunakan lagi oleh perusahaan, namun bisa menjadi nilai ekonomis jika didaur ualang. Jangan coba bermain dan tak mengindahkan anak tempat, kami akan halangi dan lakukan apa yang disembunyikan oleh perusahaan selama ini. Kami juga meminta kepada PT. PHR supaya lebih tegas dan jangan tutup mata dan telinga terkait anak tempat. PHR merupakan BUMN yang harusnya dapat mengutamakan anak tempatan, bukan mengutamakan orang luar yang hanya meraup keuntungan sepihak, sehingga anak temapt hanya jadi penonton saja, &quot;ujar Epi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Limbah scrap yang selama ini menjadi rahasia besar di kota Duri, namun oleh oknum yang tak bertanggung jawab menjadi lumbung uang yang hanya mendapatkan keuntungan sepihak.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Ke depannya jika masih diambil dan dibeli oleh orang luar daerah. Kami orang tempatan dan Tameng Adat LAMR Bathin Solapan akan melakukan penghalangan agar limbah ini tidak keluar dan memiliki kejelasan bagi anak tempatan sekitar, &quot;tukasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kepada PT. PHR Tameng Adat LAMR Bathin Solapan juga mengingatkan jangan mau lepas tangan dan anggap anak lokal atau tempatan tak mampu dalam mengelola limbah limbah. Percuma saja PT. PHR Selaku BUMN, namun kontribusi ke anak tempatan masih dirasakan minim. Hasil bumi telah diambil, tapi kenapa sampah atau limbah pun harus orang luar daerah yang mendapatkan. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/89773488428-img-20260423-wa0009.jpg"/><pubDate>Wed, 06 May 2026 11:05:50 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6777/tameng-adat-lamr-bathin-solapan-pertanyakan-kemana-limbah-scrap-perusahaan-di-bathin-solapan</guid></item><item><title>Berikan Layanan Prima, Sat Lantas Polres Bengkalis Laksanakan SIM Keliling</title><link>https://detak60.com/read/detail/6776/berikan-layanan-prima-sat-lantas-polres-bengkalis-laksanakan-sim-keliling</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240,75%,60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bengkalis kembali menghadirkan layanan SIM Keliling bagi masyarakat. Kegiatan tersebut digelar di Mall Pelayanan Publik Kabupaten Bengkalis, Selasa (5/05/2026), guna mempermudah warga dalam melakukan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Layanan SIM Keliling ini dipimpin langsung oleh Kanit Regident Satlantas Polres Bengkalis, Iptda Kennet Yohanes, dan turut didampingi Baur SIM Satlantas Polres Bengkalis, Aipda Doni Hermawan, bersama personel Satlantas.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kanit Regident Satlantas Polres Bengkalis, Iptda Kennet Yohanes, mengatakan bahwa kehadiran layanan SIM Keliling merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan cepat, mudah, dan dekat kepada masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Melalui SIM Keliling ini, kami ingin mempermudah masyarakat Bengkalis yang ingin melakukan perpanjangan SIM tanpa harus datang ke kantor Satpas. Kami hadir lebih dekat agar pelayanan semakin efektif dan efisien,” ujar Iptda Kennet Yohanes.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan masa berlaku SIM dan segera melakukan perpanjangan sebelum habis masa berlakunya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Baur SIM Satlantas Polres Bengkalis, Aipda Doni Hermawan, menambahkan bahwa antusias masyarakat cukup baik terhadap layanan jemput bola tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan baik. Selain lebih mudah dijangkau, proses pelayanan juga kami upayakan cepat dan tertib,” ungkap Aipda Doni Hermawan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan adanya layanan SIM Keliling di Mall Pelayanan Publik, diharapkan masyarakat Kabupaten Bengkalis semakin terbantu dalam mengurus administrasi berkendara serta meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/20663420241-img-20260505-wa0016.jpg"/><pubDate>Tue, 05 May 2026 14:26:36 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6776/berikan-layanan-prima-sat-lantas-polres-bengkalis-laksanakan-sim-keliling</guid></item><item><title>Babinsa Koptu P. Samosir Berikan Pemahaman Pancasila Kepada siswa SMAN 2 Mandau</title><link>https://detak60.com/read/detail/6775/babinsa-koptu-p-samosir-berikan-pemahaman-pancasila-kepada-siswa-sman-2-mandau</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&#45;&lt;/strong&gt; Jajaran Koramil 03/Mandau melalui Babinsa Melaksanakan Kegiatan Komunikasi Sosialisasi (Komsos) Pembinaan wawasan kebangsaan serta Penyuluhan tentang nilai&#45;nilai Pancasila serta pemahaman mengenai butir &#45; butir pada, Selasa (05/05/2026) kepada siswa SMAN 2 Mandau, Kecamatan Mandau, Bengkalis, yang masuk dalam wilayah Kampung Pancasila, Kabupaten Bengkalis, Riau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kegiatan tersebut bertindak sebagai Pengisi materi wawasan kebangsaan Kampung Pancasila, Danramil 03/Mandau diwakili oleh Babinsa Koptu P. Samosir.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam penyampaian materi yang disampaikan oleh Babinsa, menegaskan bahwa menjaga dan mempertahankan NKRI adalah tanggung jawab semua komponen bangsa, termasuk dalam rangka mencegah setiap ancaman radikalisme dan terorisme yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Anggota Babinsa juga menyampaikan, agar menjalankan kegiatan gotong royong pada lingkungan Kampung Pancasila, yang juga dapat mempererat persatuan kesatuan yang telah dilaksanakan oleh nenek moyang bangsa Indonesia.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita juga menyampaikan kepada para peserta yang hadir, agar dapat melaksanakan pemahaman dalam pengamalan nilai &#45; nilai Pancasila dan kedisiplinan serta mengajak menyanyikan lagu Garuda Pancasila secara bersama &#45; sama. Juga pemahaman terhadap butir &#45; butir Pencasila yang tertuang untuk mengedepankan kampung Pancasila, &quot;ujar Babinsa Koptu P. Samosir.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Para Babinsa, berjalan dengan lancar dan tertib hingga kegiatan selesai dilaksanakan. Terlihat para peserta yang termasuk dalam kampung Pancasila, yang ikut dalam komunikasi sosial yang masuk dalam program kampung Pancasila antusias dengan serius mengikuti materi apa yang disampaikan oleh Babinsa Koramil 03/Mandau secara serius. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/30848574453-img-20260505-wa0007.jpg"/><pubDate>Tue, 05 May 2026 12:28:19 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6775/babinsa-koptu-p-samosir-berikan-pemahaman-pancasila-kepada-siswa-sman-2-mandau</guid></item><item><title>Babinsa Pelda Suprapto, Kopda Yusuf Patroli Karhutla di Desa Petani, Bathin Solapan</title><link>https://detak60.com/read/detail/6774/babinsa-pelda-suprapto-kopda-yusuf-patroli-karhutla-di-desa-petani-bathin-solapan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt; &#45; &lt;/strong&gt;Dalam rangka mengurangi jumlah titik api atau yang lebih dikenal dengan sebutan hot spot, pada lokasi &#45; lokasi yang dianggap rawan akan terjadinya karhutla, Babinsa Koramil 04/Mandau gencar melaksanakan patroli.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Daerah karhutla yang rawan serta menjadi target patroli dianggap cukup rawan, para Babinsa Kodim 0303/Bengkalis, Koramil 04/Mandau melakukan patroli rutin secara berkala di daerah &#45; daerah yang dianggap rawan akan terjadi nya kebakaran hutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Babinsa 03/Mandau Pelda Suprapto, Kopda Yusuf di Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis, Riau, Selasa (05/05/2026) pagi.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Patroli pemantauan hot spot yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk mendeteksi lebih awal jika ditemukan daerah atau wilayah yang rawan terjadi karhutla pada wilayah binaan nya.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Tujuannya untuk Memonitor kemungkinan timbulnya titik api atau hot spot di wilayah rawan akan terjadi karhutla, Memantau Aktivitas Masyarakat dalam Memanfaatkan Hutan dan lahan, Menghimbau masyarakat untuk tidak membakar sembarangan, &quot;ujar Babinsa Pelda Suprapto, mewakili Danramil 03/Mandau Kapten Czi, Suratmin.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bersama Tim memantau wilayah yang rawan dianggap penting ini adalah untuk antisipasi agar karhutla dapat dicegah sejak dini.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Bagi masyarakat yang melihat, menyaksikan atau mengetahui ada nya karhutla agar segera melapor. Agar dapat dicegah sejak dini dan tidak merugikan masyarakat seluruhnya, &quot;tutupnya. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/14511837335-img-20260505-wa0006.jpg"/><pubDate>Tue, 05 May 2026 12:22:25 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6774/babinsa-pelda-suprapto-kopda-yusuf-patroli-karhutla-di-desa-petani-bathin-solapan</guid></item><item><title>Progres Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Polres Dumai</title><link>https://detak60.com/read/detail/6773/progres-pembangunan-jembatan-merah-putih-presisi-polres-dumai</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, DUMAI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Progres pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Kota Dumai&amp;nbsp; khususnya pada lokasi di SD N 017 RT.008 komplek perumahan Bumi Dumai Baru Kel. Bukit Timah Kec. Dumai Selatan Kota Dumai sudah rampung dilaksanakan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kualitas konstruksi, mengingat jembatan ini menjadi akses vital bagi warga di kawasan tersebut. Sinergi antara aparat dan masyarakat juga menjadi kunci percepatan pembangunan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kegiatan ini, turut hadir sejumlah pihak yang mendukung proses pembangunan, di antaranya Kanit Samapta Polsek Dumai Barat AKP Gustiannery, Kanit Binmas Polsek Dumai Barat AKP A. Sihite, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bukit Timah Aiptu Sutrisno, Ps. Kanit Provos Polsek Dumai Barat Aiptu Kirman, Babinsa Bukit Timah Sertu Jon L. Simamora, Kepala Sekolah SD Negeri 017 Bukit Timah Yul Indra, S.Pd., serta Pengawas SD Firman Edi, S.Pd., M.Pd.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pekerjaan lanjutan meliputi pelasteran dinding, pemasangan keramik pada bagian sayap jembatan, hingga proses pengecatan turut dilakukan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Setiap tahapan kami pastikan berjalan sesuai standar, mulai dari struktur hingga finishing agar jembatan aman digunakan,” kata Kapolres Dumai AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K., S.H.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pembangunan Jembatan Merah Putih di SD N 017 Bukit Timah telah selesai dikerjakan secara keseluruhan( 3/5). Proses finishing telah rampung dan jembatan dinyatakan siap digunakan oleh masyarakat terutama bagi anak anak sekolah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan penutupan ditandai dengan pengecekan akhir bersama para personel dan pihak yang terlibat dalam pembangunan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Alhamdulillah, pembangunan jembatan di SD 017 Bukit Timah telah selesai dan siap dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas masyarakat,” ungkap Angga F. Herlambang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolres menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penyediaan infrastruktur yang layak.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami berharap jembatan ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan memperlancar mobilitas warga sehari&#45;hari,” tutup Kapolres.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sedangkan untuk jembatan lainnya tetap terus digesa pembangunannya seperti pembangunan di Jembatan di Jalan Perintis, Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, Penyambungan Besi H di Jalan Bukit Datuk, GG. Kurnia, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pembuatan rangka pondasi di Jalan Koridor, RT. 09, kelurahan Sungai Geniot, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai sudah mencapai lima puluh persen proses pembangunan begitu juga di GEREJA &amp;amp; TPU, RT. 10 Kelurahan Sungai Geniot, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/73992671892-img-20260504-wa0036.jpg"/><pubDate>Mon, 04 May 2026 20:18:23 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6773/progres-pembangunan-jembatan-merah-putih-presisi-polres-dumai</guid></item><item><title>Pengedar Sabu Digulung di Mandau, Penangkapan Beruntun di Pematang Pudu dan Duri Timur</title><link>https://detak60.com/read/detail/6772/pengedar-sabu-digulung-di-mandau-penangkapan-beruntun-di-pematang-pudu-dan-duri-timur</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; – Jajaran Polsek Mandau berhasil mengungkap kasus tindak pidana&amp;nbsp; penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, pada Senin (04/05/2026)).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandau Kompol Primadona, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di Jalan Al&#45;Jauhar, Kelurahan Pematang Pudu.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Menindaklanjuti informasi tersebut, tim opsnal langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan seorang pria berinisial E.P. (22) pada Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB,” ujar Kapolsek.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari tangan pelaku, petugas menemukan 1 paket diduga narkotika jenis sabu yang disimpan, serta turut diamankan 1 unit handphone merek Oppo warna hitam yang diduga berkaitan dengan aktivitas pelaku.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari hasil interogasi awal, pelaku mengaku memperoleh sabu tersebut dari seorang pria lain berinisial R.H. (28). Tim kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan pelaku kedua di kawasan Pasar Jalan Jenderal Sudirman, Duri Timur, pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain mengamankan kedua tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lainnya berupa: 1 unit handphone merek Realme warna biru dongker, Uang tunai sebesar Rp485.000, 1 unit sepeda motor Honda Supra Fit tanpa nomor polisi&lt;br&gt;“Kedua tersangka mengakui bahwa barang haram tersebut diperoleh dari seseorang berinisial H yang saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan masih dalam pengejaran petugas,” tambah Kapolsek.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Mandau guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Keduanya dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang&#45;Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana telah disesuaikan dengan ketentuan perundang&#45;undangan terbaru.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Polisi juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam pemberantasan narkoba dengan melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan di lingkungan masing&#45;masing.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Jika masyarakat mengetahui adanya tindak pidana atau gangguan kamtibmas, segera laporkan melalui Call Center 110 yang siap melayani 24 jam,” tutup Kapolsek. ***&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/68434102124-img-20260504-wa0033.jpg"/><pubDate>Mon, 04 May 2026 20:13:01 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6772/pengedar-sabu-digulung-di-mandau-penangkapan-beruntun-di-pematang-pudu-dan-duri-timur</guid></item><item><title>Sespimma Polri Angkatan 75 Pokjar V Gandeng Dinas TPH Jabar, Dorong Produktivitas Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan</title><link>https://detak60.com/read/detail/6771/sespimma-polri-angkatan-75-pokjar-v-gandeng-dinas-tph-jabar-dorong-produktivitas-tanaman-jagung-untuk-ketahanan-pangan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, JAKARTA&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Sespimma Polri Angkatan 75 Pokjar V melakukan forum grup discussion (FGD) bersama Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Provinsi Jawa Barat, Senin, 4 Mei 2026. Kegiatan ini membahas penguatan sinergi dan dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Anjak Madya Sespimma Tommy Bambang Wirawan, Kombes Pol Tommy, mengatakan sinergitas dan kolaborasi menjadi hal penting yang terus dibangun antara Polri dan instansi pemerintah daerah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;img src=&quot;https://detak60.com/gambar/images/img_69f8954b22663.jpg&quot;&gt;&lt;br&gt;Kegiatan tersebut mengusung tema Optimalisasi Kerjasama Polri Dengan Dinas Tanaman Pangan &amp;amp; Holtikultura Provinsi Jawa Barat Guna Meningkatkan Produktivitas Tanaman Jagung Dalam Rangka Terdukungnya Ketahanan Pangan. FGD ini dihadiri oleh 25 serdik Sespimma dari Pokjar V, ASN dari Dinas TPH Provinsi Jabar 14 orang, 21 mahasiswa dari UNPARI, 2 orang Pawas, 2 Patun dan 2 pendamping dari Sespimma.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Sinergitas, kerjasama, dan lain&#45;lain pasti kita laksanakan. Untuk kegiatan hari ini saya terima kasih, karena sudah diterima oleh Pak Kadis dan memang Polri lagi ada perintah dari pimpinan untuk swasembada pangan, khususnya jagung,&quot; katanya di Bandung, Senin, 4 Mei 2026.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menjelaskan, selain jagung, terdapat juga fokus komoditas lain seperti padi yang menjadi perhatian dalam program ketahanan pangan Polri. Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak diharapkan dapat mendorong kontribusi nyata dalam pembangunan nasional.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;img src=&quot;https://detak60.com/gambar/images/img_69f895579f37a.jpg&quot;&gt;&lt;br&gt;Tommy berharap melalui kolaborasi tersebut, ketahanan pangan nasional dapat semakin kuat. Ia optimistis upaya bersama ini mampu mendukung percepatan pembangunan nasional.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Mudah&#45;mudahan pembangunan nasional bisa terus kita kejar, dan kita capai dengan ketahanan pangan yang mantap. Itu saja, terima kasih,&quot; tuturnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Terkait harapan ke depan, Tommy membuka peluang kerja sama lanjutan dengan Dinas Pertanian, khususnya dalam peningkatan kapasitas personel Polri di bidang pertanian. Salah satunya melalui pelatihan dan pembekalan keahlian.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Mudah&#45;mudahan nanti kepala dari dinas pertanian untuk Polri sendiri, mungkin nanti ada pelatihan, kerjasama, dan dalam skup mungkin nanti dari polisi sendiri untuk mempersiapkan personilnya yang ahli di bidang pertanian,&quot; katanya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Jawa Barat, Dadan Hidayat, mengungkapkan produksi jagung di Jawa Barat terus menunjukkan peningkatan. Hingga 2025, Jawa Barat menempati peringkat ketujuh secara nasional.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Jadi untuk jagung ini Jawa Barat tadi, sampai dengan 2025 peningkat ke&#45;7 tingkat nasional,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dadan menjelaskan, peningkatan produksi jagung didorong oleh berbagai inisiatif, termasuk kerja sama antara pemerintah pusat, Polri, dan pemerintah daerah. Ia menyebut telah ada penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pimpinan Polri dan kementerian terkait.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Tentunya upaya dan usaha bagaimana kita meningkatkan produksi jagung Jawa Barat tadi kita sudah dengar bersama, bahwa ada MoU yang kita tanda tangani, di tingkat pimpinan antara Polri dengan Pak Menteri, dan kami tingkat daerah dengan Polda Jabar,&quot; ucapnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurutnya, salah satu faktor penting dalam pengembangan pertanian adalah ketersediaan lahan. Dalam hal ini, Polda Jabar turut berinisiatif menyediakan lahan dari berbagai sumber, termasuk lahan perkebunan dan aset institusi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain lahan, permodalan juga menjadi perhatian utama dalam pengembangan jagung. Dadan menyebut adanya dukungan pembiayaan yang terhubung dengan perbankan dan koperasi internal Polri.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Yang kedua juga ada permodalan, ini masalah utama permodalan, ternyata diinisiasi juga terkoneksi dengan Bank Himbara dan juga dengan Primkopol itu sendiri, dengan CSR,” katanya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menambahkan, aspek hilir seperti pemasaran juga telah dipersiapkan dengan baik. Hasil produksi jagung disebut telah terserap oleh Bulog maupun industri pakan ternak.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dadan menekankan pentingnya membangun ekosistem pertanian yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Hal ini dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Jadi upaya peningkatan produksi harus dibarengi dengan hilirnya dan alhamdulillah, ekosistem pertanian ini sudah terbangun,&quot; katanya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia berharap kejelasan pasar dan dukungan sistem yang ada dapat menarik minat anak muda untuk mengembangkan budidaya jagung. Dengan demikian, sektor pertanian dapat terus berkembang secara berkelanjutan. *&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/25483791809-img-20260504-wa0023.jpg"/><pubDate>Mon, 04 May 2026 19:47:33 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6771/sespimma-polri-angkatan-75-pokjar-v-gandeng-dinas-tph-jabar-dorong-produktivitas-tanaman-jagung-untuk-ketahanan-pangan</guid></item><item><title>Pengedar Sabu Dibekuk di Gg. Wartel Duri Barat, Polisi Amankan 5,07 Gram Barang Bukti</title><link>https://detak60.com/read/detail/6770/pengedar-sabu-dibekuk-di-gg-wartel-duri-barat-polisi-amankan-507-gram-barang-bukti</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; – Komitmen dalam memberantas peredaran narkotika terus ditunjukkan oleh Polres Bengkalis. Dalam rangka pelaksanaan Operasi Antik dan LK Tahun 2026, Satresnarkoba Polres Bengkalis kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Mandau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kasat Resnarkoba AKP Tidar Laksono, S.Trk., S.I.K menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut dilakukan pada Sabtu, 2 Mei 2026 sekira pukul 18.55 WIB di Jalan Dewi Sartika Gang Wartel, Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa lokasi tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkotika jenis sabu. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bengkalis segera melakukan penyelidikan intensif di sekitar lokasi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Setelah memastikan target, petugas kemudian berhasil mengamankan seorang pria berinisial F.D (39) yang diduga kuat sebagai pelaku tindak pidana narkotika. Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Adapun barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya 20 (dua puluh) paket kecil dan 1 paket sedang diduga berisikan narkotika jenis sabu dengan berat kotor keseluruhan 5,07 gram, satu bungkus plastik klip bening, satu unit handphone, satu unit timbangan digital, serta satu bungkus rokok yang diduga digunakan sebagai tempat penyimpanan narkotika.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui memperoleh narkotika jenis sabu tersebut dari seseorang berinisial D (dalam penyelidikan) melalui komunikasi telepon dan pesan WhatsApp dengan sistem “lempar”. Tersangka juga mengaku mendapatkan barang tersebut dengan harga Rp.8.000.000 dan baru membayar sebagian sebesar Rp.3.000.000.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, hasil tes urin terhadap tersangka menunjukkan hasil positif (+) Methamphetamine, yang menguatkan dugaan keterlibatan tersangka dalam penyalahgunaan narkotika.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bengkalis guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 111 Undang&#45;Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Polres Bengkalis menegaskan akan terus meningkatkan upaya penindakan terhadap peredaran narkotika demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat dari bahaya penyalahgunaan narkoba.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di akhir keterangannya, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut serta berperan aktif dalam memberantas peredaran narkotika dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau tindak pidana di lingkungan sekitar, masyarakat dapat segera menghubungi Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam secara gratis.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kerja sama antara masyarakat dan kepolisian diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang aman, bersih dari narkoba, serta menjaga generasi muda dari ancaman bahaya narkotika. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/67409606448-img-20260504-wa0005.jpg"/><pubDate>Mon, 04 May 2026 10:54:43 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6770/pengedar-sabu-dibekuk-di-gg-wartel-duri-barat-polisi-amankan-507-gram-barang-bukti</guid></item><item><title>DPO Sabu Dibekuk di Jalan Damai Gajah Sakti, Polsek Mandau Amankan 3 Paket Narkotika</title><link>https://detak60.com/read/detail/6769/dpo-sabu-dibekuk-di-jalan-damai-gajah-sakti-polsek-mandau-amankan-3-paket-narkotika</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; – Jajaran Polsek Mandau kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial H (36) berhasil diamankan pada Senin (4/5/2026) dini hari di Jalan Damai, Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandau Kompol Primadona, S.I.K., M.Si menjelaskan bahwa penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari laporan polisi sebelumnya, di mana tersangka telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Tim Opsnal Polsek Mandau melakukan pengejaran terhadap tersangka yang sebelumnya sudah masuk DPO. Saat berhasil diamankan, petugas langsung melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti narkotika jenis sabu,” jelas Kapolsek.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa:&lt;br&gt;3 paket diduga narkotika jenis sabu,1 unit handphone merek Oppo warna hitam, 1 unit timbangan digital warna hitam,Uang tunai sebesar Rp. 346.000, 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion tanpa nomor polisi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Barang bukti sabu ditemukan masing&#45;masing di kantong celana tersangka serta di dalam jok sepeda motor yang digunakan pelaku. Selain itu, timbangan digital juga turut diamankan di sekitar pekarangan rumah tersangka yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Mandau guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Tersangka dijerat dengan pasal penyalahgunaan narkotika sebagaimana diatur dalam perundang&#45;undangan yang berlaku.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolsek Mandau juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memerangi peredaran narkoba di lingkungan sekitar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama&#45;sama menjaga lingkungan dari bahaya narkotika. Jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” tegasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam untuk melaporkan gangguan kamtibmas atau tindak kejahatan lainnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Polsek Mandau menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Bengkalis. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/26748709453-img-20260504-wa0010.jpg"/><pubDate>Mon, 04 May 2026 10:50:45 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6769/dpo-sabu-dibekuk-di-jalan-damai-gajah-sakti-polsek-mandau-amankan-3-paket-narkotika</guid></item><item><title>Diduga Edarkan Sabu, Oknum Mahasiswa Dibekuk, BB diamankan 15,87 Gram Sabu</title><link>https://detak60.com/read/detail/6768/diduga-edarkan-sabu-oknum-mahasiswa-dibekuk-bb-diamankan-1587-gram-sabu</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Seorang pria berinisial S (31), yang diketahui berstatus mahasiswa, diamankan jajaran Satresnarkoba Polres Bengkalis terkait dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Mandau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penangkapan dilakukan pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di Jalan Aman, Gang Mawar Merah, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari tangan tersangka, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 3 paket kecil, 3 paket sedang, dan 1 paket besar diduga sabu dengan berat kotor total 15,87 gram. Selain itu turut disita plastik klip bening, timbangan digital, satu unit handphone merek Vivo warna hijau, serta beberapa dompet dan tisu yang diduga digunakan untuk menyimpan narkotika.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandau Kompol Primadona, S.I.K., M.Si menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait maraknya aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Tim Opsnal melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan satu orang tersangka beserta barang bukti narkotika jenis sabu. Dari hasil interogasi awal, tersangka mengaku mendapatkan barang tersebut dari seseorang berinisial B yang saat ini masih dalam penyelidikan, &quot;jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lebih lanjut disampaikan, berdasarkan hasil tes urine, tersangka juga dinyatakan positif mengandung Methamphetamine dan Amphetamine, yang menguatkan dugaan keterlibatan dalam penyalahgunaan narkotika.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Bengkalis guna proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga tengah melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan di atasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat agar turut berperan aktif dalam pemberantasan narkotika dengan melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Masyarakat diharapkan tidak ragu melapor. Jika menemukan indikasi peredaran narkoba, segera hubungi Call Center Polri 110 yang aktif 24 jam dan bebas pulsa,” tutup Kapolsek. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/23296922818-img-20260503-wa0014.jpg"/><pubDate>Sun, 03 May 2026 12:49:51 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6768/diduga-edarkan-sabu-oknum-mahasiswa-dibekuk-bb-diamankan-1587-gram-sabu</guid></item><item><title>Babinsa Serka Ristiyo, Sertu A junaidi Patroli Karhutla di Desa Buluh Manis, Bathin Solapan</title><link>https://detak60.com/read/detail/6767/babinsa-serka-ristiyo-sertu-a-junaidi-patroli-karhutla-di-desa-buluh-manis-bathin-solapan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt; &#45; &lt;/strong&gt;Dalam rangka mengurangi jumlah titik api atau yang lebih dikenal dengan sebutan hot spot, pada lokasi &#45; lokasi yang dianggap rawan akan terjadinya karhutla, Babinsa Koramil 04/Mandau gencar melaksanakan patroli.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Daerah karhutla yang rawan serta menjadi target patroli dianggap cukup rawan, para Babinsa Kodim 0303/Bengkalis, Koramil 04/Mandau melakukan patroli rutin secara berkala di daerah &#45; daerah yang dianggap rawan akan terjadi nya kebakaran hutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Babinsa 03/Mandau Serka Ristiyo, Sertu A junaidi di Desa Buluh Manis, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis, Riau, Ahad (03/05/2026) pagi.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Patroli pemantauan hot spot yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk mendeteksi lebih awal jika ditemukan daerah atau wilayah yang rawan terjadi karhutla pada wilayah binaan nya.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Tujuannya untuk Memonitor kemungkinan timbulnya titik api atau hot spot di wilayah rawan akan terjadi karhutla, Memantau Aktivitas Masyarakat dalam Memanfaatkan Hutan dan lahan, Menghimbau masyarakat untuk tidak membakar sembarangan, &quot;ujar Babinsa Serka Ristiyo, mewakili Danramil 03/Mandau Kapten Czi, Suratmin.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bersama Tim memantau wilayah yang rawan dianggap penting ini adalah untuk antisipasi agar karhutla dapat dicegah sejak dini.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Bagi masyarakat yang melihat, menyaksikan atau mengetahui ada nya karhutla agar segera melapor. Agar dapat dicegah sejak dini dan tidak merugikan masyarakat seluruhnya, &quot;tutupnya. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/93159623241-img-20260503-wa0013.jpg"/><pubDate>Sun, 03 May 2026 12:40:08 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6767/babinsa-serka-ristiyo-sertu-a-junaidi-patroli-karhutla-di-desa-buluh-manis-bathin-solapan</guid></item><item><title>Peredaran Pil Ekstasi di Balai Raja Terbongkar, Dua Pelaku Diciduk hingga KTV Mandau</title><link>https://detak60.com/read/detail/6766/peredaran-pil-ekstasi-di-balai-raja-terbongkar-dua-pelaku-diciduk-hingga-ktv-mandau</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; – Jajaran Polsek Pinggir berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis pil ekstasi di wilayah hukum Polres Bengkalis. Dalam pengungkapan tersebut, dua orang pelaku berhasil diamankan di lokasi berbeda pada Jumat (1/5/2026) malam hingga Sabtu (2/5/2026) dini hari.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Pinggir AKP Agung Rama, S.I.K., M.Si menjelaskan bahwa kedua pelaku masing&#45;masing berinisial Y.A (27) dan A.R (19).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait maraknya transaksi narkoba di kawasan kafe di Kelurahan Balai Raja. Tim opsnal kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku pertama,” ujar Kapolsek.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pelaku Y.A diamankan di Jalan Lintas Pekanbaru–Pinggir, Kelurahan Balai Raja, pada Jumat malam sekitar pukul 23.30 WIB. Dari tangan pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti berupa 3 butir pil ekstasi dengan berat kotor sekitar 1,43 gram, serta 1 unit handphone Android merek Vivo yang diduga digunakan untuk transaksi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari hasil interogasi, pelaku mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari rekannya berinisial A.R. Tim kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan A.R di sebuah tempat hiburan malam di wilayah Duri Barat pada Sabtu dini hari sekitar pukul 01.35 WIB.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari pelaku kedua, polisi turut mengamankan 1 unit handphone Android merek Redmi Note 11 warna biru yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kedua pelaku mengakui perbuatannya. Barang bukti pil ekstasi tersebut rencananya akan diperjualbelikan kembali,” tambah Kapolsek.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Berdasarkan hasil tes urine, kedua tersangka diketahui positif mengandung amphetamine, yang mengindikasikan penggunaan narkotika.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Pinggir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan untuk memburu satu orang yang diduga sebagai pemasok, yang saat ini berstatus DPO.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 jo Pasal 112 Undang&#45;Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolsek Pinggir juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam memberantas peredaran narkoba di lingkungan masing&#45;masing.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkotika. Silakan hubungi Call Center Polri 110, layanan ini gratis dan siap melayani 24 jam,” tutupnya. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/92035682590-img-20260502-wa0000.jpg"/><pubDate>Sat, 02 May 2026 13:25:42 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6766/peredaran-pil-ekstasi-di-balai-raja-terbongkar-dua-pelaku-diciduk-hingga-ktv-mandau</guid></item><item><title>Babinsa Praka Amser Manulang Berikan Pemahaman Pancasila Kepada Warga Air Jamban, Mandau</title><link>https://detak60.com/read/detail/6765/babinsa-praka-amser-manulang-berikan-pemahaman-pancasila-kepada-warga-air-jamban-mandau</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt; &#45;&lt;/strong&gt; Jajaran Koramil 03/Mandau melalui Babinsa Melaksanakan Kegiatan Komunikasi Sosialisasi (Komsos) Pembinaan wawasan kebangsaan serta Penyuluhan tentang nilai&#45;nilai Pancasila serta pemahaman mengenai butir &#45; butir pada, Sabtu (02/05/2026) kepada Warga Kelurahan Air Janban, Kecamatan Mandau, Bengkalis, yang masuk dalam wilayah Kampung Pancasila, Kabupaten Bengkalis, Riau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kegiatan tersebut bertindak sebagai Pengisi materi wawasan kebangsaan Kampung Pancasila, Danramil 03/Mandau diwakili oleh Babinsa Praka Amser Manulang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam penyampaian materi yang disampaikan oleh Babinsa, menegaskan bahwa menjaga dan mempertahankan NKRI adalah tanggung jawab semua komponen bangsa, termasuk dalam rangka mencegah setiap ancaman radikalisme dan terorisme yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Anggota Babinsa juga menyampaikan, agar menjalankan kegiatan gotong royong pada lingkungan Kampung Pancasila, yang juga dapat mempererat persatuan kesatuan yang telah dilaksanakan oleh nenek moyang bangsa Indonesia.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita juga menyampaikan kepada para peserta yang hadir, agar dapat melaksanakan pemahaman dalam pengamalan nilai &#45; nilai Pancasila dan kedisiplinan serta mengajak menyanyikan lagu Garuda Pancasila secara bersama &#45; sama. Juga pemahaman terhadap butir &#45; butir Pencasila yang tertuang untuk mengedepankan kampung Pancasila, &quot;ujar Babinsa Praka Amser Manulang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Para Babinsa, berjalan dengan lancar dan tertib hingga kegiatan selesai dilaksanakan. Terlihat para peserta yang termasuk dalam kampung Pancasila, yang ikut dalam komunikasi sosial yang masuk dalam program kampung Pancasila antusias dengan serius mengikuti materi apa yang disampaikan oleh Babinsa Koramil 03/Mandau secara serius. ***&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/45797484452-img-20260502-wa0020.jpg"/><pubDate>Sat, 02 May 2026 13:19:52 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6765/babinsa-praka-amser-manulang-berikan-pemahaman-pancasila-kepada-warga-air-jamban-mandau</guid></item><item><title>Ukiran Kayu Tangan Istimewa: Kisah Pengabdian Emdita Membangun Asa</title><link>https://detak60.com/read/detail/6764/ukiran-kayu-tangan-istimewa-kisah-pengabdian-emdita-membangun-asa</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026, kisah pengabdian Emdita Dasmi menjadi pengingat bahwa pendidikan sejati tidak mengenal batas usia, kondisi, maupun keterbatasan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi sebagian orang, masa pensiun adalah waktu untuk beristirahat dan menikmati hari tua dengan tenang. Namun, bagi Emdita Dasmi, kata &quot;berhenti&quot; tidak pernah ada dalam kamusnya terutama jika itu menyangkut masa depan anak&#45;anak “istimewa” di Sekolah Luar Biasa (SLB) Bumi Manggalo.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Setelah purna tugas dari Sekolah Cendana Duri, Emdita memilih jalan pengabdian yang tak biasa. Ia kembali ke dunia pendidikan untuk membagikan ilmunya, sekaligus merangkul siswa&#45;siswa berkebutuhan khusus yang kerap dipandang sebelah mata.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;SLB Bumi Manggalo sendiri merupakan sekolah terpadu yang memfasilitasi berbagai jenis kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus. Dalam program pengembangan yang berjalan, terdapat 5 orang guru yang terlibat aktif, serta 10 orang siswa yang menjadi bagian dari proses pembelajaran dan pendampingan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di awal pengabdiannya, suasana bengkel kriya kayu di sekolah tersebut terasa hampa dan sunyi. Bukan karena tidak ada aktivitas, melainkan karena beban emosional yang dirasakan para siswa. Rasa minder dan kurang percaya diri membuat mereka takut mencoba, bahkan sekadar memegang alat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Di sini siswa merasa minder, tidak percaya diri. Mereka takut salah, takut mencoba. Itu yang membuat saya sedih, karena mereka belum percaya bahwa tangan mereka bisa menghasilkan sesuatu yang berharga,” ujar Emdita.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Keterbatasan juga terlihat dari sisi fasilitas. Alat praktik yang minim serta metode pengajaran yang masih konvensional menjadi tantangan tersendiri. Namun, bagi Emdita, tantangan terbesar bukan hanya pada kerasnya kayu, melainkan bagaimana melunakkan rasa takut di hati para siswanya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Titik balik hadir melalui Program Peningkatan Kualitas Pendidikan SLB dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Program ini tidak sekadar memberikan bantuan, tetapi hadir sebagai mitra yang menghadirkan peralatan baru serta pelatihan metode pengajaran adaptif.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tidak menyia&#45;nyiakan kesempatan, Emdita kembali menjadi “murid”. Dengan pengalaman mengajar lebih dari 30 tahun di dunia pendidikan, ia tetap rendah hati untuk belajar kembali. Ia mengikuti pelatihan dengan tekun dan mulai mengubah pendekatan mengajarnya dari instruksi satu arah menjadi pendampingan yang memberi ruang eksplorasi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Saya ingin mereka berani terlibat langsung. Biarkan mereka merasakan tekstur kayu, belajar dari kesalahan, dan menemukan kepercayaan dirinya sendiri,” ungkapnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Perubahan perlahan mulai terlihat. Bengkel kriya yang dulu sunyi kini dipenuhi suara gergaji, ketukan palu, serta tawa yang mencerminkan tumbuhnya kepercayaan diri. Siswa yang sebelumnya ragu kini berani menunjukkan hasil karya mereka dengan bangga.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi Emdita, keberhasilan tidak diukur dari jumlah produk atau kesempurnaan hasil akhir semata. Lebih dari itu, keberhasilan sejati adalah perubahan dalam diri siswa keberanian untuk percaya bahwa mereka mampu.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Yang paling mengharukan bukan hasil karyanya, tapi saat mereka mulai percaya bahwa mereka juga bisa. Perubahan itu pelan, tapi sangat berarti,” tuturnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Manager CID Regional 1 PT Pertamina Hulu Rokan, Iwan Ridwan Faizal, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pendidikan inklusif dan pemberdayaan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Melalui program ini, kami tidak hanya berfokus pada peningkatan fasilitas, tetapi juga pada penguatan kapasitas guru dan kepercayaan diri siswa. Kami percaya bahwa setiap anak memiliki potensi yang luar biasa, dan sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk membuka ruang bagi mereka agar dapat berkembang secara optimal,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia juga menambahkan bahwa momentum Hari Pendidikan Nasional menjadi pengingat penting bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri memiliki peran strategis dalam menciptakan dampak yang berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam semangat Hari Pendidikan Nasional, kisah Emdita Dasmi menjadi bukti bahwa pendidikan adalah tentang ketulusan, kesabaran, dan keyakinan bahwa setiap anak memiliki potensi. Di tangan guru yang tepat dan dukungan yang tulus, sepotong kayu kasar dapat menjadi karya seni yang indah sebagaimana masa depan anak&#45;anak istimewa ini yang kini mulai bersemi dengan penuh harapan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;# # # # # # # #&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;TENTANG PHR ZONA ROKAN&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah&amp;nbsp; Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018.&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/82987297746-img-20260502-wa0014.jpg"/><pubDate>Sat, 02 May 2026 11:59:18 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6764/ukiran-kayu-tangan-istimewa-kisah-pengabdian-emdita-membangun-asa</guid></item><item><title>Diresmikan, Greenhouse PKK Air Jamban Jadi Penggerak Roda Ekonomi dan Ketahanan Pangan</title><link>https://detak60.com/read/detail/6763/diresmikan-greenhouse-pkk-air-jamban-jadi-penggerak-roda-ekonomi-dan-ketahanan-pangan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Di bawah terik matahari Kelurahan Air Jamban, sebuah bangunan kokoh dengan pelindung khusus tahan panas dan jaring pengaman berdiri anggun. Greenhouse ini resmi diresmikan pada 28 April 2026, bukan sekadar seremoni pemotongan pita, melainkan simbol runtuhnya keterbatasan lahan yang selama ini membatasi ruang gerak ibu&#45;ibu PKK dalam berinovasi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi Dian Afri Jayanti (42), Ketua PKK Air Jamban, kehadiran greenhouse ini menjadi jawaban atas keresahan yang telah lama ia rasakan. Sebagai penggerak aktif pemberdayaan perempuan, Dian menyaksikan langsung semangat anggota PKK yang tinggi, namun kerap terhambat oleh keterbatasan pekarangan serta kondisi cuaca yang tidak menentu.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Dulu kami sudah menanam tanaman obat keluarga (TOGA) dan sayuran, tapi masih sangat terbatas. Lahan sempit dan metode konvensional membuat tanaman sering rusak akibat hujan atau panas ekstrem. Hasilnya pun jauh dari optimal,” kenangnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebelum adanya intervensi program, hasil panen kelompok ini hanya berkisar 10–35 ikat sayur per siklus, jumlah yang belum mampu memberikan dampak signifikan, baik untuk konsumsi keluarga maupun nilai ekonomi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui Program Puteri Proklim Melayu Lestari, PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) hadir memberikan dukungan komprehensif berupa 1 paket greenhouse berukuran 8 x 12 meter yang dilengkapi sistem pengairan, bibit tanaman hidroponik, serta 1.000 lubang tanam hidroponik.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Namun, lebih dari sekadar bantuan fisik, transformasi justru terjadi pada pola pikir dan cara kerja kelompok. Dian bersama 30 anggota PKK Air Jamban mulai menerapkan sistem kerja yang terstruktur, membagi peran secara jelas, serta mempelajari teknik hidroponik dari tahap penyemaian hingga perawatan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Lahan kami memang terbatas, tapi sekarang kami punya harapan yang lebih luas. Greenhouse ini bukan hanya tempat menanam, tapi tempat kami belajar untuk maju bersama,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lurah Air Jamban, Rifky Ellyaningsih, yang turut hadir dalam peresmian tersebut, memberikan apresiasi atas kolaborasi antara masyarakat dan PHR. Ia menilai inisiatif ini sebagai langkah konkret dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah padat penduduk.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari PHR Zona Rokan yang telah membantu mewujudkan greenhouse Program Puteri Proklim Melayu Lestari ini. Ini bukan hanya tentang pertanian, tetapi juga tentang pemberdayaan masyarakat, ketahanan pangan, dan upaya menjaga lingkungan secara berkelanjutan,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dampak dari program ini mulai menunjukkan potensi yang menjanjikan. Dengan penerapan metode hidroponik di dalam greenhouse, kapasitas produksi diproyeksikan meningkat signifikan, dari sebelumnya 10–35 ikat sayur per siklus menjadi sekitar 100–150 ikat per siklus. Seiring dengan peningkatan tersebut, peluang ekonomi baru pun mulai terbuka, dengan estimasi potensi pendapatan yang dapat mencapai 4 juta rupiah per bulan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ke depan, greenhouse ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat produksi sayur&#45;mayur, tetapi juga berkembang sebagai simbol kemandirian ekonomi berbasis komunitas. Di tengah keterbatasan ruang, para perempuan PKK Air Jamban menunjukkan bahwa inovasi dan kolaborasi dapat menjadi fondasi menuju kesejahteraan yang berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Manager Community Involvement &amp;amp; Development (CID) PHR, Iwan Ridwan Faizal, menyampaikan kebanggaannya atas capaian kelompok tersebut. Menurutnya, program ini bukan sekadar pembangunan fasilitas, melainkan investasi sosial yang mendorong perubahan berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Melihat ibu&#45;ibu di sini mampu menaklukkan keterbatasan lahan dan beralih ke teknologi greenhouse adalah sebuah kebanggaan. Kami tidak hanya membangun fasilitas, tetapi juga mendorong lahirnya kemandirian dan kepercayaan diri masyarakat,” ungkapnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menambahkan, keberhasilan pengelolaan 1.000 lubang tanam secara mandiri menjadi bukti nyata transformasi yang terjadi.&lt;br&gt;“Ketika masyarakat mampu mengelola inovasi secara mandiri dan merasakan langsung manfaat ekonominya, di situlah esensi pemberdayaan yang berkelanjutan benar&#45;benar terwujud. Dukungan masyarakat dan para pemangku kepentingan terhadap kelancaran operasional perusahaan juga menjadi kunci dalam menjaga keandalan dan ketahanan energi nasional, di mana PHR berperan sebagai salah satu tulang punggung ketahanan energi sektor migas,” pungkasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kini, bagi Dian dan 30 perempuan tangguh di Air Jamban, greenhouse tersebut bukanlah garis akhir, melainkan titik awal menuju masa depan yang lebih hijau, mandiri, dan sejahtera.***&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;# # # # # # # #&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;TENTANG PHR ZONA ROKAN&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah&amp;nbsp; Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018.&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041.&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/9465867824-img-20260502-wa0011.jpg"/><pubDate>Sat, 02 May 2026 11:43:42 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6763/diresmikan-greenhouse-pkk-air-jamban-jadi-penggerak-roda-ekonomi-dan-ketahanan-pangan</guid></item><item><title>Kampung Dalam Dumai Digrebek Polisi, Seorang Pengedar Shabu Berhasil Ditangkap</title><link>https://detak60.com/read/detail/6762/kampung-dalam-dumai-digrebek-polisi-seorang-pengedar-shabu-berhasil-ditangkap</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, DUMAI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Aksi tegas kembali ditunjukkan jajaran Satres Narkoba Polres Dumai dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kali ini, seorang pria berinisial A berhasil diringkus saat berusaha melarikan diri usai diduga terlibat dalam transaksi narkotika jenis sabu di kawasan Kampung Dalam, Kota Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pengungkapan kasus tersebut terjadi pada Kamis (30/4/2026) sekira pukul 18.20 WIB di pinggir Jalan Cendrawasih Gang Jawa, Kelurahan Laksamana, Kecamatan Dumai Kota. Penangkapan ini merupakan hasil tindak lanjut dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolres Dumai AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K., S.H. melalui Kasat Narkoba Polres Dumai AKP Riza Effyandi, S.H., M.H. menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi pelaku penyalahgunaan narkotika di Kota Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam keterangannya, Kasat menyampaikan bahwa tim yang dipimpin oleh Kanit 1 IPDA Lius Mulyadin, S.H. bergerak cepat setelah menerima informasi, hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka beserta barang bukti.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Pelaku sempat mencoba melarikan diri dan membuang barang bukti ke dalam parit, namun berkat kesigapan anggota di lapangan, seluruh barang bukti berhasil ditemukan dan diamankan,” ujar Kasat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari hasil penangkapan, polisi mengamankan tiga paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor sekitar 13,15 gram. Barang bukti tersebut diakui oleh tersangka sebagai miliknya saat dilakukan interogasi awal di lokasi kejadian.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kasat menambahkan, tersangka dijerat dengan pasal berat terkait tindak pidana narkotika, yakni Pasal 114 ayat (2) Undang&#45;Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto ketentuan pidana terbaru, yang ancaman hukumannya tidak main&#45;main.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Ini menjadi bukti bahwa kami serius dalam memberantas narkoba. Tidak ada toleransi bagi siapa pun yang mencoba merusak generasi bangsa dengan barang haram ini,” tegasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika maupun tindak kejahatan yang lain melalui call center 110 yang siap melayani selama 24 jam.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kasat Narkoba Polres Dumai AKP Riza Effyandi, S.H., M.H. menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia juga mengajak seluruh elemen untuk bersama&#45;sama memerangi narkoba demi menjaga keamanan dan masa depan generasi muda di Kota Dumai. *&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Melindungi Tuah, Menjaga Marwah&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/42370926035-img-20260501-wa0013.jpg"/><pubDate>Fri, 01 May 2026 14:00:19 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6762/kampung-dalam-dumai-digrebek-polisi-seorang-pengedar-shabu-berhasil-ditangkap</guid></item><item><title>Babinsa Sertu Sutiman, Serda Z.Panjaitan Patroli Karhutla di Desa Petani, Mandau</title><link>https://detak60.com/read/detail/6761/babinsa-sertu-sutiman-serda-zpanjaitan-patroli-karhutla-di-desa-petani-mandau</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt; &#45; &lt;/strong&gt;Dalam rangka mengurangi jumlah titik api atau yang lebih dikenal dengan sebutan hot spot, pada lokasi &#45; lokasi yang dianggap rawan akan terjadinya karhutla, Babinsa Koramil 04/Mandau gencar melaksanakan patroli.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Daerah karhutla yang rawan serta menjadi target patroli dianggap cukup rawan, para Babinsa Kodim 0303/Bengkalis, Koramil 04/Mandau melakukan patroli rutin secara berkala di daerah &#45; daerah yang dianggap rawan akan terjadi nya kebakaran hutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Babinsa 03/Mandau Sertu Sutiman, Serda Z.Panjaitan di Desa Petani, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, Junat (01/05/2026) pagi.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Patroli pemantauan hot spot yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk mendeteksi lebih awal jika ditemukan daerah atau wilayah yang rawan terjadi karhutla pada wilayah binaan nya.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Tujuannya untuk Memonitor kemungkinan timbulnya titik api atau hot spot di wilayah rawan akan terjadi karhutla, Memantau Aktivitas Masyarakat dalam Memanfaatkan Hutan dan lahan, Menghimbau masyarakat untuk tidak membakar sembarangan, &quot;ujar Babinsa Sertu Sutiman, mewakili Danramil 03/Mandau Kapten Czi, Suratmin.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bersama Tim memantau wilayah yang rawan dianggap penting ini adalah untuk antisipasi agar karhutla dapat dicegah sejak dini.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Bagi masyarakat yang melihat, menyaksikan atau mengetahui ada nya karhutla agar segera melapor. Agar dapat dicegah sejak dini dan tidak merugikan masyarakat seluruhnya, &quot;tutupnya. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/23226071206-img-20260501-wa0003.jpg"/><pubDate>Fri, 01 May 2026 12:03:41 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6761/babinsa-sertu-sutiman-serda-zpanjaitan-patroli-karhutla-di-desa-petani-mandau</guid></item><item><title>Babinsa Serma Agusliadi, Serda Riza Ramdani Patroli Karhutla di jalan Ujung Batu, Bekasap, Mandau</title><link>https://detak60.com/read/detail/6760/babinsa-serma-agusliadi-serda-riza-ramdani-patroli-karhutla-di-jalan-ujung-batu-bekasap-mandau</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt; &#45; &lt;/strong&gt;Dalam rangka mengurangi jumlah titik api atau yang lebih dikenal dengan sebutan hot spot, pada lokasi &#45; lokasi yang dianggap rawan akan terjadinya karhutla, Babinsa Koramil 04/Mandau gencar melaksanakan patroli.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Daerah karhutla yang rawan serta menjadi target patroli dianggap cukup rawan, para Babinsa Kodim 0303/Bengkalis, Koramil 04/Mandau melakukan patroli rutin secara berkala di daerah &#45; daerah yang dianggap rawan akan terjadi nya kebakaran hutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Babinsa 03/Mandau Serma Agusliadi, Serda Riza Ramdani di Jalan Bekasap, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, Kamis (30/04/2026) pagi.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Patroli pemantauan hot spot yang dilaksanakan tersebut bertujuan untuk mendeteksi lebih awal jika ditemukan daerah atau wilayah yang rawan terjadi karhutla pada wilayah binaan nya.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Tujuannya untuk Memonitor kemungkinan timbulnya titik api atau hot spot di wilayah rawan akan terjadi karhutla, Memantau Aktivitas Masyarakat dalam Memanfaatkan Hutan dan lahan, Menghimbau masyarakat untuk tidak membakar sembarangan, &quot;ujar Babinsa Serma Agusliadi, mewakili Danramil 03/Mandau Kapten Czi, Suratmin.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bersama Tim memantau wilayah yang rawan dianggap penting ini adalah untuk antisipasi agar karhutla dapat dicegah sejak dini.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Bagi masyarakat yang melihat, menyaksikan atau mengetahui ada nya karhutla agar segera melapor. Agar dapat dicegah sejak dini dan tidak merugikan masyarakat seluruhnya, &quot;tutupnya. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/72189222774-img-20260430-wa0011.jpg"/><pubDate>Thu, 30 Apr 2026 13:01:26 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6760/babinsa-serma-agusliadi-serda-riza-ramdani-patroli-karhutla-di-jalan-ujung-batu-bekasap-mandau</guid></item><item><title>Anak Binaan DLEC Duri Juara Umum, Kompetisi Scrabble Ajang NEO Unri 2026</title><link>https://detak60.com/read/detail/6759/anak-binaan-dlec-duri-juara-umum-kompetisi-scrabble-ajang-neo-unri-2026</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, DURI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &#45; Kompetisi scrabble di ajang National English Olympiad (NEO) 2026 tajaan Universitas Riau di Pekanbaru pada Sabtu hingga Ahad, 25&#45;26 April baru lalu berlangsung cukup meriah.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Anak&#45;anak binaan atau pernah dibina intensif oleh Dicky Limra English Course (DLEC) Duri berhasil menggondol predikat juara umum ajang NEO tahun ini. Sebelumnya pada 5&#45;6 Februari 2026, anak binaan DLEC juga telah menyapu bersih gelar juara scrabble di ajang Cendana English Competition (CEC) 2026 tajaan SMA Cendana Mandau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hal itu dikatakan pemilik sekaligus pimpinan DLEC Duri, Dikky Limra kepada detak60.com, Rabu (29/4/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Alhamdulillah, anak&#45;anak binaan atau pernah dibina di DLEC kembali berhasil mendominasi lomba scrabble NEO 2026 Unri, baik untuk tingkat SMP maupun SMA,&quot; ujar Dikky didampingi pelatih scrabble yang didatangkan khusus dari Lampung, Sunardi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;img src=&quot;https://detak60.com/gambar/images/img_69f222310914e.jpg&quot;&gt;&lt;br&gt;Ditambahkannya, kompetisi scrabble rutin tahunan tajaan Unri tersebut diramaikan 100 peserta. Terdiri dari 50 peserta untuk tingkat SMP (junior high school/JHS). Dan 50 peserta lagi untuk tingkat SMA (senior high school/SHS).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dikatakan Dikky dan Sunardi, untuk tingkat SMP tercatat sebanyak 7 peserta dari area Duri. Sedang untuk tingkat SMA ada 5 peserta.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Untuk tingkat SMP, anak&#45;anak Duri dan sekitarnya berhasil menyumbangkan tiga gelar. Masing&#45;masing juara 1, 3, dan 4.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Hasil lengkapnya sebagai berikut. Juara 1, Muhammad Rasyid Alfikri (SMPS IT Maqdis Ibadurrahman Duri), utusan Dicky Limra English Course. Rasyid juga meraih predikat high word.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Juara 2 diraih James Thursviando Yhang dari SMP Witama Nasional Plus, Pekanbaru. Sedang juara 3 digondol Dastan Zaynparsha Attaya (SMP IT Mutiara Pinggir), utusan DLEC. Juara 4, Alif Firmansyah (SMPN 2 Bathin Solapan), juga utusan DLEC.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Peserta tingkat SMA pun berhasil pula mempersembahkan tiga gelar. Terdiri dari juara 1, 2, dan 4. Masing&#45;masing, juara 1 atas nama Jimo De Raffa (SMAN 2 Mandau), utusan DLEC. Jimo pun berhasil meraih predikat high word.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Juara 2 dipegang Raymond Wijaya (SMAS Cendana Mandau). Juara 3, Azzam Naufal Ali Habsyi (MAN 2 Pekanbaru). Dan juara 4, Shifa Febri Aulia (SMAN 2 Mandau), utusan DLEC.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Jimo Sempat Pesimis&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pelatih scrabble khusus DLEC, Sunardi mengaku sempat memprediksi peluang menang Jimo maupun Raymond Wijaya fifty&#45;fifty kalau mereka berdua bertemu di final scrabble tingkat SMA.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ternyata prediksinya tidak meleset. Kedua anak yang pernah dibina DLEC itu bertemu di partai final tingkat SMA pada Ahad (26/4/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Jimo, imbuh Sunardi, sempat pesimis bakal menang dari Raymond andai mereka bertemu di final. Sikap itu, kata Sunardi, wajar. Apalagi Raymond lebih senior dan punya pengalaman tanding lebih banyak. Raymond juga tampil menggila sejak di babak penyisihan. Sementara Jimo melaju pelan&#45;pelan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Malam sebelum pertandingan, Jimo mengaku pesimis. Katanya takut jumpa Raymond karena jam terbangnya lebih tinggi. Saya minta dia untuk tidak pesimis. Paginya saya semangati lagi,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sunardi menyebut, siapa tahu justru Jimo bakal dapat 2 blank dan 4 huruf s sehingga mudah membuat bingo di final.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Ternyata dia memang dapat 2 blank dan 3 huruf s di partai final. Karena Raymond membuat sedikit kesalahan, akhirnya Jimo yang menang. Skor bingo mereka, Jimo 2, Raymond 1,&quot; imbuh dia.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ditambahkan Sunardi, Raymond memilih membiarkan Jimo bikin bingo walau ada kata yang tak valid tapi tak di&#45;chalenge Raymond. Alasan Raymond, huruf q&#45;nya bisa dikeluarkan. &quot;Kalau Raymond challenge, mungkin akhir pertandingan bisa jadi bakal berbeda,&quot; jelasnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara Shifa Febri Aulia yang juara 4, awalnya diprediksi Sunardi bisa juara 3. Namun di partai perebutan tempat ketiga dia dikalahkan Azzam Naufal Ali Habsyi dari MAN 2 Pekanbaru. Di sesi latihan, imbuhnya, Shifa juga sering bikin bingo. Malah pernah dalam satu kali permainan dia membuat 4 kali bingo.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dua anak lainnya, masing&#45;masing Haifa Suci Elvatiah dan Valencia Agatha. Keduanya harus gugur di babak penyisihan tingkat SMA lantaran kalah dari pemain lain. Akhirnya Valencia berada di posisi 18 dan Haifa di peringkat 19 dari total 50 peserta.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Peserta SMP Pun Sangat Antusias&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebanyak 4 dari 7 peserta scrabble tingkat SMP binaan DLEC belum begitu beruntung di ajang NEO tahun ini. Meski begitu, mereka tetap menunjukkan harapan besar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Masing&#45;masing Arkha Maulana Zahran yang kandas melaju ke babak semi final karena kalah dari rekannya Muhammad Rasyid di babak 8 besar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Berikutnya Xander Albert Kho yang berada di peringkat 13. Meski lajunya tertahan, Xander sempat mengalahkan juara 2 James Thursviando Yhang di babak penyisihan. Juga ada Naufal Afkar yang belum beruntung dan harus berada di peringkat 18.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, binaan DLEC lain, Jennie Marcelyna yang berada di peringkat 17 pun diberi apresiasi khusus oleh Sunardi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Jennie baru kelas 8 di SMPS Pelopor Duri. Baru ikut bergabung latihan dua bulan belakangan. Sayangnya dia belum beruntung lolos ke babak 8 besar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Dalam latihan, dia sering bikin bingo. Bakatnya besar, bisa digembleng terus. Apalagi dukungan dari orang tuanya pun bagus sekali. Malah, sehabis kandas melaju di ajang NEO, dia tidak sedih dan menangis sama sekali. Dia tetap enjoy dan sangat bersemangat. Malam usai pertandingan tingkat SMP pada 25 April, dia malah langsung mengajak saya untuk latihan lagi,&quot; tutur Sunardi gembira. *&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/47425299722-img-20260429-wa0037.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Apr 2026 22:23:00 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6759/anak-binaan-dlec-duri-juara-umum-kompetisi-scrabble-ajang-neo-unri-2026</guid></item><item><title>Gerak Cepat Polsek Rupat, Terduga Pelaku Asusila Terhadap Anak Laki&#45;laki Berhasil Diamankan</title><link>https://detak60.com/read/detail/6758/gerak-cepat-polsek-rupat-terduga-pelaku-asusila-terhadap-anak-lakilaki-berhasil-diamankan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; – Jajaran Polsek Rupat berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Rupat AKP Faisal, S.H menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait dugaan perbuatan asusila terhadap seorang anak.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (9/4/2026), sekitar pukul 03.00 WIB di sebuah rumah kontrakan di Jalan Keramat, Kecamatan Rupat. Kasus ini terungkap setelah orang tua korban mencurigai kondisi anaknya dan kemudian memperoleh pengakuan dari korban terkait dugaan perbuatan yang dilakukan oleh pelaku.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Atas laporan tersebut, kami segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku,” ujar Kapolsek Rupat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Korban diketahui merupakan seorang anak laki&#45;laki berusia 9 tahun. Dari keterangan yang diperoleh, korban mengaku telah menjadi korban perbuatan persetubuhan yang diduga dilakukan oleh pelaku.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pelaku berinisial J (44) diamankan pada Selasa, 28 April 2026 sekitar pukul 21.00 WIB di sebuah rumah di kawasan Jalan Keramat. Saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat berupaya bersembunyi di atas plafon rumah, namun berhasil ditemukan dan diamankan oleh tim opsnal.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Dugaan sementara kita menilai terduga pelaku ini ada kesukaan terhadap anak&#45;anak dan perbuatan menyimpang terhadap anak&#45;anak, &quot;tambahnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku diduga melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam Pasal 418 ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 81 ayat (2) Undang&#45;Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Polisi juga mengamankan barang bukti berupa pakaian milik korban yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Sementara itu, hasil tes urine terhadap pelaku menunjukkan negatif dari penggunaan narkotika.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saat ini, penyidik Polsek Rupat telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan korban, serta melakukan visum guna kepentingan pembuktian. Proses penyidikan masih terus berjalan dan akan dilengkapi sesuai ketentuan yang berlaku.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolsek Rupat menegaskan komitmen kepolisian dalam menangani kasus kekerasan terhadap anak secara serius.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak kekerasan terhadap anak. Perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama,” tegasnya. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/5752151023-img-20260429-wa0031.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Apr 2026 22:10:27 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6758/gerak-cepat-polsek-rupat-terduga-pelaku-asusila-terhadap-anak-lakilaki-berhasil-diamankan</guid></item><item><title>Kerja Sama LAMR Dumai dan PT. Pertamina Patra Niaga RU II, Gelar Pasar Murah</title><link>https://detak60.com/read/detail/6757/kerja-sama-lamr-dumai-dan-pt-pertamina-patra-niaga-ru-ii-gelar-pasar-murah</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, DUMAI&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; – Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kota Dumai menggelar kegiatan pasar murah pada Rabu, 29 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di Gedung LAMR Kota Dumai, Jalan Putri Tujuh, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan pasar murah ini merupakan kerja sama LAMR Kota Dumai dengan PT Pertamina Patra Niaga RU II Dumai melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Program ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pertamina (Persero) sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat prasejahtera di wilayah operasional Pertamina Group.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;General Manager Pertamina, Iwan Kurniawan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program pasar murah ini telah mendapatkan persetujuan dari Pertamina pusat dan merupakan bagian dari pelaksanaan program serentak di berbagai wilayah di Indonesia.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Total distribusi pasar murah ini mencapai kurang lebih 16.000 paket sembako. Khusus untuk Kota Dumai, kami menyalurkan sebanyak 1.000 paket sembako kepada masyarakat yang telah melalui proses pendataan dan verifikasi bersama pemerintah daerah, sehingga bantuan benar&#45;benar tepat sasaran,” ujar Iwan Kurniawan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ia menjelaskan, paket sembako yang disalurkan terdiri dari kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan bahan pangan lainnya. Masyarakat dapat menebus paket tersebut dengan harga Rp30.000 atau sekitar 15 persen dari total nilai paket, sehingga memberikan keringanan bagi masyarakat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, Ketua Umum DPH LAMR Kota Dumai, Datuk Seri Drs. Zamhur Egab, M.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa program pasar murah ini disalurkan ke 16 RT se&#45;Kota Dumai. “Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat Kota Dumai,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lanjut Datuk Seri Drs. Zamhur Egab, M.M., &quot; saya berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan ke depannya. Semoga kegiatan seperti ini dapat lebih ditingkatkan intensitas pelaksanaannya. Tidak hanya kolaborasi antara LAMR Dumai dengan perusahaan yang saat ini terlibat, tetapi juga seluruh perusahaan dan pihak swasta dapat tergerak untuk berkontribusi secara rutin dalam memperkuat jejaring sosial masyarakat,” tambahnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan pasar murah ini turut dihadiri oleh Wali Kota Dumai yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai, Fahmi Rizal, S.STP., M.Si., perwakilan Ketua DPRD Kota Dumai, Danyon Grup 3 Kopassus, Danlanal Dumai, unsur Forkopimda Dumai, para kepala perangkat daerah, camat dan lurah se&#45;Kota Dumai, Ketua MUI, serta tokoh masyarakat dan warga Kota Dumai.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian paket sembako murah kepada masyarakat yang hadir. *&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/70992878547-img-20260429-wa0024.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Apr 2026 15:58:43 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6757/kerja-sama-lamr-dumai-dan-pt-pertamina-patra-niaga-ru-ii-gelar-pasar-murah</guid></item><item><title>Sabu 134,03 Gram di Pelabuhan Roro Tanjung Kapal, Satu Pelaku Diamankan,</title><link>https://detak60.com/read/detail/6756/sabu-13403-gram-di-pelabuhan-roro-tanjung-kapal-satu-pelaku-diamankan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; – Jajaran Polsek Rupat berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu dalam rangka Operasi Antik 2026 (Non TO). Seorang pria berinisial A.H. (29) diamankan saat berada di Pelabuhan Roro Tanjung Kapal, Kelurahan Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Selasa (28/4/2026) sekira pukul 16.30 WIB.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Rupat AKP Faisal, S.H menjelaskan bahwa pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan sering terjadinya transaksi narkotika di lokasi pelabuhan tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Menindaklanjuti laporan tersebut, kami langsung memerintahkan tim opsnal untuk melakukan penyelidikan. Hasilnya, satu orang laki&#45;laki berhasil diamankan dengan dugaan membawa narkotika jenis sabu,” ujar Kapolsek.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saat dilakukan penggeledahan di lokasi, petugas menemukan barang bukti berupa satu paket sedang diduga sabu dengan berat kotor 134,03 gram yang dibungkus plastik hitam. Selain itu, turut diamankan satu unit handphone merek Vivo warna biru yang diduga digunakan untuk berkomunikasi dalam transaksi narkotika.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka A.H. mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya yang diperoleh dari seseorang berinisial A. Namun saat dilakukan pengembangan, pemasok tersebut diketahui telah melarikan diri dan saat ini masih dalam pencarian petugas.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Peran tersangka ini cukup signifikan, diduga sebagai pembeli, penjual sekaligus bandar dalam peredaran narkotika,” tambah AKP Faisal.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lebih lanjut, hasil tes urine terhadap tersangka menunjukkan positif mengandung methamphetamine, yang semakin menguatkan dugaan keterlibatan dalam penyalahgunaan narkotika.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Rupat guna proses hukum lebih lanjut. Polisi juga akan melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas, termasuk memburu pelaku lain yang terlibat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Undang&#45;Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan/atau Pasal 609 Ayat (2) Huruf A Undang&#45;Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang KUHP, dengan ancaman hukuman berat.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolsek Rupat juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi terkait peredaran narkotika di lingkungannya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kerja sama masyarakat sangat penting dalam upaya pemberantasan narkoba. Kami tidak akan berhenti melakukan penindakan terhadap pelaku peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polsek Rupat,” tegasnya. ***&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/96446965609-img-20260429-wa0019.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Apr 2026 14:44:52 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6756/sabu-13403-gram-di-pelabuhan-roro-tanjung-kapal-satu-pelaku-diamankan</guid></item><item><title>Pengedar Sabu 4,70 Gram Dibekuk di Jalan Aman Kopelapip Mandau, Pelaku Positif Narkoba</title><link>https://detak60.com/read/detail/6755/pengedar-sabu-470-gram-dibekuk-di-jalan-aman-kopelapip-mandau-pelaku-positif-narkoba</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;color:hsl(240, 75%, 60%);&quot;&gt;&lt;strong&gt;DETAK60.COM, BENGKALIS&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; – Dalam rangka pelaksanaan Operasi Antik dan LK 2026, Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Mandau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pengungkapan tersebut terjadi pada Minggu, 26 April 2026 sekira pukul 22.00 WIB, di Jalan Aman Kopelapip, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial O.S (39) yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kapolsek Mandau Kompol Primadona, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa penangkapan berawal dari informasi masyarakat terkait maraknya transaksi narkotika di lokasi tersebut.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Setelah dilakukan penyelidikan, tim melihat gerak&#45;gerik mencurigakan dari seorang pria. Tim kemudian langsung melakukan penindakan dan penggeledahan terhadap tersangka,” jelas Kapolsek.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa 13 paket kecil dan 1 paket sedang diduga sabu dengan berat kotor total 4,70 gram, 1 bungkus plastik klip bening, 1 unit handphone Android merek Redmi warna biru muda, 1 unit timbangan digital merek Constant, 1 buah sendok plastik, 1 buah dompet warna merah yang berisi diduga sabu, serta 1 lembar tisu putih yang juga diduga berisi narkotika.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Berdasarkan hasil interogasi awal, tersangka mengaku memperoleh sabu dari seseorang berinisial K (dalam penyelidikan), yang berkomunikasi melalui aplikasi WhatsApp. Barang haram tersebut kemudian diantar oleh pihak lain dengan cara diletakkan (sistem lempar) di sekitar wilayah Mandau.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Selain itu, hasil tes urin menunjukkan bahwa tersangka positif mengandung Methamphetamine dan Amphetamine, yang mengindikasikan keterlibatan dalam penyalahgunaan narkotika.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bengkalis guna proses penyidikan lebih lanjut. Tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Bengkalis serta mengimbau masyarakat agar aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba. ***&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://detak60.com/assets/berita/original/58364904948-img-20260428-wa0014.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Apr 2026 14:37:10 +0700</pubDate><guid>https://detak60.com/read/detail/6755/pengedar-sabu-470-gram-dibekuk-di-jalan-aman-kopelapip-mandau-pelaku-positif-narkoba</guid></item></channel></rss>