Karyawan PT. BKP Alami Laka Kerja, Polsek Mandau Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
DETAK60.COM, BENGKALIS - Sektor Minyak dan Gas (Migas) dibawah naungan PT. Pertamina Hulu Rokan (PHR) kembali digemparkan, yang awalnya beredar video berdurasi lebih kruang 50 detik, memperlihatkan 2 orang yang mana merupakan operator alat berat jenis crane serta swamper yang tersengat arus listrik milik PLN.
Dalam cuplikan video singkat yang beredar di sosial media, terlihat 2 orang yang diduga tersengat arus listrik dan sedang diselamatkan oleh karyawan lainnya serta pihak keamanan sekurity.
Diduga kejadian tersebut terjadi pada Jumat (16/10/2026) siang yang mana video yang beredar menjadi perhatian dunia maya.
Saat dikonfirmasi Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek S. Bendesa, melalui Humas Polsek Mandau, Sabtu (17/10/2026) dalam keterangannya menjelaskan.
Pihak kepolisian sektor mandau baru mendapatkan informasi pada Sabtu (17/10/2026) sore setelah dilakukan penyelidikan oleh anggota polsek mandau di lapangan.
"Dalam kejadian tersebut 2 orang yang tersengat arus listrik milik PLN yaitu BE (31) warga Sumatera Utara selaku Operator alat nerat Crane serta ZUL (27) warga Sulawesi Tenggara selaku swamper crane. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, keduanya merupakan karyawan PT. Berkat Karunia Pala (BKP), "jelasnya.
Untuk kronologis sesuai dengan keterangan saksi kepada pihak kepolisian, dimana berawal
crane tsb moving dari yard HO DSF PT. PHR menuju ke vendor yard Kilometer 8 Kulim Desa Balai Makam Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis, Riau.
?Pada saat hendak memasuki yard di Kilometer 8 tersebut, operator swamper berhenti di depan pintu yard untuk memastikan kabel tidak tersangkut dengan bodi crane. Swamper crane mencoba untuk menjolok kabel listrik dengan menggunakan kayu sepanjang 3 meter, namun kabel listrik PLN tersebut mengayun dan mengenai bodi crane sehingga menimbulkan percikan listrik sehingga membuat operator dan swamper terkejut dan melompat turun dari crane.
"Atas kejadian tersebut, kedua orang yang merupakan karyawan PT. BKP dibawa untuk cek kesehatan. Operator dibawa ke RS di Wilayah Mandau untuk mendapatkan perawatan. Setelah kondisi kesehatan keduanya dipastikan aman oleh pihak rumah sakit, keduanya masih menjalani perawatan, "tutupnya.
Kecelakaan kerja yang dialami oleh operator serta swamper crane tersebut yang mana tidak menelan korban jiwa, namun harus menjadi perhatian khusus bagi PT. PHR agar seluruh subkon PT. PHR lebih memperhatikan keselamatan dalam bekerja serta lingkungan sekitar area kerja dalam kondisi aman.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih menunggu jawaban dari pihak PT. PHR terkait kecelakaan kerja yang dialami oleh karyawan PT. BKP tersebut. ***
Tulis Komentar