Berikut Jawaban Kasi Trantib Kecamatan Mandau
Diduga Jadi Tempat Mesum, Lavo disk Mandau Viral di Sosmed
DETAK60.COM, BENGKALIS - Sosial media Facebook (fb) kembali digegerakan dengan postingan salah seorang netizen yang mempertanyakan terkait dengan tempat apa yang ada di seputaran lingkungan Mandau City (Mancy).
Postingan netizen yang mempertanyakan terkait dengan tempat yang ramai di gandrungi oleh anak-anak muda di Mandau keluar dengan berpasangan yang diperkirakan masih dibawah umur, yang diduga sangat memalukan.
Tulisan postingan yang mempertanyakan.
"Serius nanyak...ini tempat apa ya bun?pas mau pulanh bawa anak main di playground, pas pulak awak parkirnya di depan ini dan bapaknya shabira pergi ke toilet sebentar...nah keluar masuk muda mudi masih kecil kecil dr tempat ini, "tulis postingan di fb yang viral.
Terpampang foto yang sedang viral di facebook Lavo disk yang terletak di seputaran area lingkungan Mandau city mall.
Berbagai komentar negatif dari netizen yang mana salah satu komentar nya bertuliskan.
"Bioskop mini tu say (sampulnya). Tp nonton nya bukan ramai, trus di dalam ada kamar kamar kecil trus di dlm ada layar mini. Kalau aku bilang jadi macam tempat mesum kekinian, karena ruangan nya remang2 cenderung gelap".
Bahkan ada komentar yang negatif langsung menyebutkan.
"Tempat mesum berkedok bioskop mini katanya ya...".
Dengan viral nya Lavo disk yang masuk dalam areal lingkungan Mancy, tentunya harus menjadi perhatian serius bagi aparat pemerintah setempat, agar dugaan tempat-tempat yang dianggap rawan menjadi fokus razia bagi petugas.
Saat dikonfirmasi melalui Kasi Trantibum Kecamatan Mandau Albert Wannery melalui pesan singkat whatsapp nya, Sabtu (19/9/2026) siang menjelaskan.
"Terkait dengan viral dan keluhan dari masyarakat umum yang melihat pasangan muda mudi keluar masuk Lavo Disk di area lingkungan Mall Manday City, kami akan lakukan pengecekkan dan penelusuran kembali terhadap usaha yang terkait. Untuk diketahui pada beberapa waktu sebelumnya telah dilakukan penertiban serta sudah ada kesepakatan baik dari pengusaha kepada pemerintah kecamatan Mandau yaitu lampu kamar tidak boleh dimatikan, pintu kamar tidak boleh dikunci dari dalam, ada cctv di setiap kamar, tanpa KTP tidak bisa menonton disana, "jelas Kasi Trantibum Mandau Albert Wannery.
Pada prinsipnya, Satpol PP Kecamatan Mandau tidak akan membiarkan adanya kegiatan usaha yang dalam pelaksanaannya ditemukan pelanggaran terhadap ketertiban umum maupun ketentuan yang berlaku. Namun setiap tindakan tetap akan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan penelusuran di lapangan dan kewenangan yang dimiliki.
"Untuk kegiatan rutin razia pekat kami selaku Sat Pol Mandau terus melasanakan nya gabungan bersama TNI dan Polri serta melibatkan semua unsur. Namun ini akan kami telusuri dan kami lakukan pengecekkan ulang kembali, "tutupnya. ***
Tulis Komentar