Diduga Dicurigai, Hingga Saat Ini Tak Masuk Kerja dan Sedang dicari Keberadaannya
Saat Dilakukan Cek Urine Narkoba, Salah Satu Oknum Staff Desa Simpang Padang Melarikan Diri
DETAK60.COM, BENGKALIS - Jajaran Kepolisian Sektor Mandau yang sangat mendukung Bapak Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar dalam upaya pencegahan narkoba dilingkungan masyarakat serta jajaran pemerintahan.
Tak terkecuali, jajaran Staff Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis, Riau, turut dilakukan cek urine secara dadakan.
Namun sayangnya, salah seorang oknum staff Desa Simpang Padang kabur dn hingga saat ini tak diketahui keberadaan nya.
Hal tersebut dibenarkan oleh Pj. Kepala Desa Simpang Padang, Muhammad Nazrin saat dikonfirmasi awak media, Kamis (16/07/2026) diruangannya. 
"Memang benar ada dilakukan pengecekkan urine secara mendadak oleh pihak Kepolisian sektor mandau. Semua staff mengikuti prosedur cek urine, namun salah seorang staff desa yang awalnya beralasan membeli air minum, langsung menghilang alias kabur dan hingga saat ini tak diketahui keberadaannya, "ujar Nazrin.
Pj kepala desa Simpang Padang Muhammaf Nazrin yang sangat mendukung dengan program Bapak Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar dalam memberantas dan membasmi peredaran narkoba hingga ke jajaran dan pegawai pemerintahan Desa Simpang Padang.
"Secara kedinasan siapa pun baik masyarakat atau staff desa, saya sangat mendukung program kepolisian membasmi narkoba khusus di desa simpang padang dan tidak pernah menghalangi. Kami sangat terbuka dengan pihak kepolisian Polres Bengkalis untuk lakukan cek urine tersebut. Memang benar oknum staff tersebut belum sempat di cek urine nya sudah melarikan diri alias kabur. Salah satu staff desa berinisial NS dan hingga sekarang tidak diketahui keberadaannya.
Oknum staff Desa yang melarikan diri tersebur sudah mengabdi di Pemerintahan Desa Selama lebih kurang 10 tahun dengan jabatan KAUR.
Dugaan semakin kuat dengan kaburnya salah seorang staff desa simpang padang, tentunya mencoreng pemerintahan Desa serta masyarakat Desa yang mana sebelumnya telah dikenal dengan kampung anti narkoba dan perang melawan narkoba, namun ironisnya salah seorang staff desa melarikan diri saat dilakukan cek urine oleh pihak kepolisian.
Tentunya ini menjadi rapor merah bagi pemerintah Kabupaten Bengkalis terutama Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bengkalis. ***
Tulis Komentar