Mutiasari Cup Unity III Resmi Dibuka, Bupati Kasmarni Tegaskan Sportivitas dan Persaudaraan Jadi Kemenangan Utama

Pembukaan Mutuasari Cup III yang secara resmi dibuka oleh Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni secara resmi

DETAK60.COM, BENGKALIS - Semangat persatuan dan persaudaraan menggema dalam pembukaan Mutiasari Cup Unity III. Turnamen sepak bola yang digagas Rumah Sakit Umum Mutiasari ini resmi dibuka, menghadirkan semangat kompetisi sekaligus mempererat hubungan antara dunia usaha, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat di Kabupaten Bengkalis. 

Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni hadir dalam pembukaan kegiatan bersama jajaran Forkopimda, pimpinan RMB Hospital Group, jajaran direktur rumah sakit, pimpinan perusahaan mitra kerja, panitia, serta seluruh peserta turnamen. 

Mengusung semangat Unity, Mutiasari Cup III tidak sekadar menjadi ajang perebutan kemenangan di lapangan hijau. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah membangun kebersamaan, memperluas silaturahmi, dan memperkuat kolaborasi dalam mendukung kemajuan daerah. 

Bupati Kasmarni: Menang Prestasi, Sportivitas Karakter, Persaudaraan Kemenangan Sesungguhnya 

Dalam sambutannya, Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada RSU Mutiasari atas konsistensinya menyelenggarakan turnamen tersebut. 

Bupati menilai Mutiasari Cup Unity memiliki nilai positif yang besar dalam mempererat hubungan antarpeserta, panitia, sponsor, dunia usaha, tenaga kesehatan, pemerintah, serta masyarakat. 

“Olahraga bukan hanya tentang menang dan kalah. Olahraga mengajarkan kita tentang disiplin, kerja sama, keteguhan, tanggung jawab, dan sportivitas,” ujar Hj. Kasmarni. 

Dengan tegas, Bupati mengingatkan seluruh peserta agar tidak menjadikan turnamen sebagai ajang mengejar kemenangan semata. 

“Menang adalah prestasi. Sportivitas adalah karakter. Persaudaraan adalah kemenangan yang sesungguhnya,” tegasnya. 

Pesan tersebut menjadi penekanan penting dalam pelaksanaan Mutiasari Cup Unity III. Setiap pertandingan diharapkan berlangsung sengit, namun tetap mengedepankan rasa hormat, fair play, dan persahabatan. 

Bupati juga mengajak seluruh peserta untuk menghormati keputusan wasit, menjaga kekompakan, serta menerima setiap hasil pertandingan dengan lapang dada. 

Dorong Kolaborasi Dunia Usaha dan Pemerintah Bangun Bengkalis 

Tidak hanya berbicara tentang olahraga, Hj. Kasmarni juga menyoroti pentingnya kolaborasi seluruh elemen dalam pembangunan Kabupaten Bengkalis. 

Menurutnya, kemajuan daerah tidak dapat diwujudkan hanya melalui pemerintah. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, fasilitas pelayanan kesehatan, komunitas, organisasi, dan seluruh mitra pembangunan. 

“Kami ingin membangun Bengkalis bukan hanya dengan program dan kebijakan, tetapi juga dengan kekuatan kolaborasi, kepedulian, dan rasa memiliki terhadap daerah yang kita cintai ini,” ungkapnya. 

Ia berharap semangat persatuan yang tumbuh melalui Mutiasari Cup Unity III dapat menjadi energi positif dalam membangun Bengkalis yang semakin maju, sehat, dan sejahtera. 

Bupati juga berharap turnamen ini terus berlanjut dan berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin besar. 

“Kalau hari ini sudah Unity III, mudah-mudahan ke depan bisa terus berlanjut sampai Unity X, Unity XX, dan seterusnya,” harapnya. 

Direktur RSU Mutiasari, dr. M. Yusuf, menjelaskan bahwa Mutiasari Cup telah memasuki pelaksanaan ketiga sejak pertama kali digelar pada tahun 2024. 

Jika dua tahun sebelumnya turnamen dilaksanakan dalam bentuk futsal, tahun ini kegiatan dikembangkan menjadi Turnamen Soccer Mutiasari dengan skala yang lebih besar. 

Turnamen tersebut diikuti berbagai perusahaan migas, nonmigas, BUMN, maupun perusahaan swasta di Kabupaten Bengkalis dan sekitarnya. 

Menurut dr. Yusuf, kesibukan pekerjaan dan sistem shift yang dijalani para pekerja menjadi salah satu alasan pentingnya menghadirkan wadah olahraga dan kebersamaan. 

“Rumah Sakit Mutiasari hadir memberikan wadah bagi kita semua untuk berolahraga, bersilaturahmi, dan membangun semangat kebersamaan melalui kegiatan olahraga,” jelasnya. 

Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh sponsor, panitia, dan keluarga besar RSU Mutiasari yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan tersebut. 

Dengan dukungan berbagai pihak, pihaknya berharap Mutiasari Cup dapat terus berkembang dan menjadi agenda yang dinantikan setiap tahunnya. 

CEO PT RMB sekaligus Direktur Utama PT Mutiasari, dr. Leo Pratama Agung Mas, turut menyampaikan kebanggaannya atas antusiasme seluruh peserta dalam mengikuti Mutiasari Cup Unity III. 

Ia menegaskan bahwa turnamen ini bukan hanya tentang pertandingan sepak bola, melainkan juga simbol kebersamaan dan semangat kekeluargaan. 

“Di lapangan kita bertanding, di luar lapangan kita tetap bersaudara,” ujar dr. Leo. 

Ia mengajak seluruh tim menunjukkan karakter terbaik dengan bermain disiplin, menghormati wasit, menjaga keselamatan diri dan lawan, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas. 

Menurutnya, kemenangan tidak boleh menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan. Persahabatan, silaturahmi, dan kebersamaan harus menjadi nilai utama yang dibawa pulang oleh seluruh peserta. 

Dengan mengucapkan. Bismillahirrahmanirrahim, dr. Leo Pratama Agung Mas secara resmi menyatakan Mutiasari Cup Unity III dibuka. 

Pembukaan turnamen berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Seluruh peserta diharapkan mampu menampilkan permainan terbaik serta menjaga nama baik tim dan perusahaan masing-masing. 

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat hubungan antarmasyarakat, meningkatkan budaya hidup sehat, dan membangun sinergi yang lebih erat di Kabupaten Bengkalis. 

Mutiasari Cup Unity III: Bertanding dengan Sportivitas, Bersatu dalam Persaudaraan. ***


[Ikuti Detak60.com Melalui Sosial Media]




Tulis Komentar