Sorotian Antrean Panjang BBM di Rupat, Ketua Pemuda Desa Teluk Lecah Soroti SPBU di Rupat
DETAK60.COM, BENGKALIS – Persoalan antrean bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Desa Teluk Lecah, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis menjadi sorotan.
Muhammd Alfis bersama dengan masyarakat setempat langsung mendatangi SPBU bernomor register 16.287.090 yang terletak di Desa Teluk Lecak, Kecamatan Rupat, Bengkalis, Riau, untuk mempertanyakan penyebab antrean panjang serta jam operasional SPBU Deza Teluk Lecah.
Dalam pertemuan yang dihadiri oleh pihak pengawas SPBU Adzanas Syafaat yang mana bukan untuk menyalahi dan menyudutkan pihak SPBU yang mana belakangan antrean mengular untuk pembelian BBM Subsidi jenus Partalite.
"Kedatangan saya bersama dengan masyarakat kesini bukam untuk menyalahi atau menyudutkan pihak SPBU, namun kami ingin mengetahui apa penyebab antrean panjang serta mencari solusi terbaik agar masyarakat tidak merasa di rugikan. Karena dengan antrean yang panjang dan jam operasional yang sudah diatur, tentunya dapat diterima baik oleh masyarakat dan itu harus disosialiasasikan secara terbuka oleh pihak SPBU, "terang Muhammad Alfis Azuan selaku ketua Pemuda Desa Teluk Lecah.
Dalam pertemuan nya, pihak selaku pengawas SPBU, Azanas Syafaat menjelaskan.
"Pihak SPBU menjelaskan bahwa pelayanan BBM harus mengikuti aturan dan ketentuan yang ditetapkan oleh Pertamina. Karena itu, tidak seluruh kebijakan pelayanan dapat ditentukan secara mandiri oleh pengelola SPBU, "jelasnya.
Namum perwakilan warga dan Tokoh Pemuda Desa Teluk Lecah meminta apa pun itu peraturan dan keputusan yang telah diatur oleh Pihak Pertamina, masyarakat meminta agar diatur ulang disesuaikan dengan kondisi lapangan agar antrean tidak terlalu panjang, serta dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
"Saat ini kami tahu ada aturan baku dari pihak Pertamina, namun apakah itu tidak bisa disesuaikan dengan kondisi di lapangan, mengingat antrean yang panjang, misalnya dengan menambahkan jam operasional atau yang lainnya, "tambah Muhammad Alfis Auzan.
Pertemuan yang dilakukan oleh tokoh pemuda desa Teluk Lecah, masyarakat bersama dengan pihak pengelola SPBU belum mendapatkan hasil yang maksimal sehingga masyarakat masih menanti jawaban yang memihak masyarakat selaku konsuman BBM di setiap SPBU. ***
Tulis Komentar