Mendesak Penyelesaian Dugaan Perambahan Hutan Oleh Warga Negara Asing Asal Malaisya Sejak Tahun 1997

Ratusan Masyarakat dari 2 Kelurahan 1 Desa di Rupat Laksanakan Aksi Damai Depan Kantor Camat


Dibaca: 55 kali 
Ahad, 30 Agustus 2026 - 18:44:44 WIB
Ratusan Masyarakat dari 2 Kelurahan 1 Desa di Rupat Laksanakan Aksi Damai Depan Kantor Camat Aksi massa di deoan kantor Camat Rupat, meminta penyelesaian dugaan perambahan hutan oleh WNA asal Malaisya Chua Chen Heng yang sudah berlangsung sejak Tahun 1997

DETAK60.COM, BENGKALIS — Diduga telah melakukan perambahan hutan sejak tahun 1997, Ratusan massa yang berasal dari Kelurahan Batu Panjang, Kelurahan Tanjung Kapal dan Desa Darul Alam melaksanakan aksi damai dan menuntut agar permasalahan tersebut segera diselesaikan. 

Aksi damai yang dilaksanakan pada Jumat (28/8/2026) massa langsung bergerak ke depan kantor Camat Rupat yang mana sebelumnya telah melaporkan aksi damai kepada pihak kepolisian Sektor Rupat. 

Dalam penyampaian orasi nya oleh Ketua LAM Rupat Datuk Ismail mendesak dan meminta baik dari Pemerintah Kecamatan Rupat dan pihak Aparat Penegak Hukum (APH) menyelesaikan dugaan perambahan hutan yang diduga melibatkan sorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaisya Chua Chen Heng yang sudah berlangsung lama sejak tahun 1997. 

Permasalah dugaan perambahan hutan yang sudah berlangsung sejak lama dan terkesan belum ada kejelasan serta penindakan yang tegas, membuat masyarakat yang berasal dari 2 kelurahan dan 1 desa menjadi was - was. Apakah Rupat Bakal Seperti Batam, masih menjadi pertanyaan besar masyarakat? 

Aksi demo yang langsung diterima oleh Camat Rupat Hariadi, S.Sos., M.Si menjelaskan. 

"Bahwa pemerintah kecamatan selama ini telah berupaya membantu penyelesaian persoalan tersebut, namun penyelesaiannya membutuhkan proses yang panjang karena permasalahan telah berlangsung cukup lama. Permasalahan yang terjadi sudah hampir 29 Tahun, tentunya harus ada proses demi proses dan tentunya memakan waktu yang cukup panjang, "ujar Hariadi. 

Aksi demo damai berlangsung di depan Kantor Camat Rupany juga dijaga ketat oleh pihak kepolisian Sektor Rupat AKP Faisal, S.H. dan Kapolsek Toni Armando, S.E. Selain itu, turut terlihat personel Satpol PP Kecamatan Rupat serta Koramil 04/Rupat, yang diwakili Lettu Budiamsyah Saragih bersama anggota. 

Usai menerima massa yang menuntut penyelesaian dari dugaan perambahan hutan di Rupat, Camat Rupat bersama dengan pihak kepolisian berjanji akan menyelesaikan permasalahan tersebut dan segera dicari solusi agar perambahan hutan tak terjadi lagi. ***