Dikky (paling kanan) foto bersama tiga juara story telling CEC 2026. Dari kiri ke kanan: Queen Shakira, Aidine, dan Clarence Liyanty). DURI, DETAK60.COM - Sejak berdiri tahun 1997 silam, Dicky Limra English Course (DLEC) Duri tetap eksis dan terus berkembang pesat hingga kini. Jumlah murid aktifnya sekarang mencapai ratusan orang.
Karena tak lelah mengasah bakat murid, lembaga kursus bahasa Inggris yang berlokasi di Jalan Cendana Nusantara 1 Duri, Riau ini pun telah berhasil mengantarkan banyak murid binaannya ke panggung prestasi.
Semua prestasi itu ditorehkan para murid berbakat yang dilatih intensif untuk berbagai cabang lomba seperti scrabble, story telling, speech, debate, spelling bee, riddle, maupun impromptu dan sebagainya. Mereka dipersiapkan untuk lomba-lomba tingkat lokal, regional, maupun nasional.
Pendiri DLEC Dikky Limra, Rabu (11/2/2026) mengaku, rangkaian keberhasilan itu tidak terlepas dari kegigihan para guru dalam menggali dan mengasah bakat murid hingga mereka mampu menorehkan prestasi.
Selain scrabble yang telah banyak meraih gelar juara, story telling merupakan salah satu cabang lomba yang banyak diminati para murid binaan DLEC. Ms Fenny Resita adalah pelatih khusus DLEC untuk cabang story telling ini.
Menurut Dikky, saat ini cukup banyak muridnya yang berbakat di bidang story telling. Antara lain Queen Shakira yang telah banyak membukukan kemenangan.
Juga Clarence Liyanty yang dapat apresiasi khusus dari Dikky. Diluar dua nama itu, masih banyak lagi murid binaan berprestasi lain di cabang yang sama.
"Clarence adalah pendatang baru yang sangat luar biasa. Begitu ikut lomba, langsung juara," kata Dikky bangga. Sebelumnya, Clarence mengaku belum pernah pegang sembarang piala juara perlombaan.
Siswi SMPS Santo Yosep Pinggir bermarga Tionghoa ini baru enam bulan belakangan ikut aktif mengikuti pembinaan story telling di DLEC. Meski baru ikut kompetisi, dia langsung berhasil mengoleksi empat gelar juara di beberapa ajang lomba.
Antara lain juara 2 story telling tingkat SMP di SMKN 3 Batin Solapan pada Oktober 2025. Lalu juara 1 tingkat SMP/SMA di UBH Padang 12 November 2025. Setelah itu, juara 2 tingkat SMP di SMAS IT Mutiara Pinggir pada Januari 2026.
Dan prestasi terbaru Clarence adalah juara 3 story telling SMP di pentas Cendana English Competition (CEC) tajaan SMAS Cendana Mandau pada 5-6 Februari baru lalu.
Queen Shakira, pendahulu Clarence yang sudah lebih banyak meraih gelar juara, menduduki peringkat 1 di ajang terbaru CEC itu. Sedangkan juara 2 diraih Aidine (SMPS Cendana Mandau).
Untuk tingkat SMA di ajang CEC 2026 ini, Azzah Putri Alqoriah (SMAS IT Mutiara Pinggir) yang turut dibina DLEC meraih posisi runner up 1. Sementara itu, Quinsa Aurelia (SMAN 8 Mandau) juara 2.
Ditambahkan Dikky, di tiga rangkaian lomba terdahulu, masing-masing di SMKN 3 Batin Solapan, UBH Padang, dan SMAS IT Mutiara Pinggir, murid binaan DLEC menyapu bersih gelar juara story telling.
Pada lomba di SMKN 3 Batin Solapan, Queen Shakira (SMPS IT Alkautsar Duri) juara 1, Clarence (SMP Santo Yosep) juara 2, dan Gabby (SMP Kanaan) juara 3.
Setelah itu, Clarence meraih juara 1 dalam lomba di UBH Padang, Azzahra Putri (SMAS IT Mutiara Pinggir) juara 2, dan Queen Shakira juara 3. Di ajang itu, lomba tingkat SMP digabung dengan SMA.
Sementara dalam lomba di SMAS IT Mutiara Pinggir, Januari 2026, Queen Shakira yang juara 1, Clarence juara 2, dan Lovely Azzahra juara 3.
Tingkat SD Pun Sudah Torehkan Prestasi
Sebelum itu, pada 1 November 2025, tambah Dikky, anak binaan DLEC juga menjuarai story telling tingkat SD di ajang lomba Ibadurrahman Duri Boarding School (IDBS). Masing-masing Delisha (SDN 12 Mandau) juara 1 dan Bilqis Labika (SDS Muhammadiyah Duri) juara 2.
Masih di ajang lomba yang sama, murid asuhan DLEC juga menyumbang gelar di cabang spelling bee. Masing-masing atas nama Audrey (SDS Maqdis Ibadurrahman) juara 2 dan Ghiland (SDN 15 Mandau) peringkat 4.
Dan pada akhir Januari baru lalu, sejumlah prestasi tingkat SD juga ditorehkan dalam lomba di SMPS Cendana Mandau. Murid binaan Dikky menggondol gelar juara 1 speech atas nama Khaify (SDS Aljauhar Duri) dan juara 1 story telling atas nama Latifa Aqila (SDN 40 Mandau).
"Dalam lomba di SMP Cendana akhir Januari lalu, kalau tidak telat daftar, mungkin story telling dan speech bisa sapu bersih juga. Plus riddle yang sudah 2 tahun terakhir juara 1 dan 2," tambah Dikky.
Nyaris Tak Terkalahkan di Cabang Scrabble
Delapan pe-scrabble muda binaan DLEC juga tampil dominan di kompetisi Cendana English Competition (CEC) akhir pekan lepas. Seluruh gelar juara scrabble tingkat SMP maupun SMA mereka sapu bersih.
Fanny Angelica (SMAN 8 Mandau) menyabet gelar juara 1 scrabble tingkat SMA. Disusul Jimo D Raffa (SMAN 2 Mandau), juara dua. Rekan Jimo dari sekolah yang sama, Shifa Febri Aulia juara 3. Sedang Haifa Suci Elvatiah dari SMAS IT Mutiara Pinggir menyusul di posisi keempat.
Untuk scrabble tingkat SMP, Muhammad Rasyid (SMPS IT Maqdis Ibadurrahman Duri) meraih predikat juara 1. Lalu Dastan Zaynparsha (SMPS IT Mutiara Pinggir) di posisi juara 2. Juara tiga dan empat diraih Alif Firmansyah (SMPN 2 Batin Solapan) dan Nadhita Rahma (SMPN 1 Mandau).
Tradisi sapu bersih gelar juara scrabble oleh anak-anak binaan DLEC ini sudah berlangsung beberapa kali di ajang lomba berskala lokal, provinsi atau kawasan Sumbagut.
Ajang National English Competition (NEO) tajaan Universitas Riau 26 April hingga 2 Mei 2025 silam juga menjadi bukti aksi sapu bersih gelar cabang scrabble tingkat SMP.
Di lomba tersebut, Jimo De Raffa (waktu itu masih siswa SMPN 3 Mandau) juara 1. Juara 2, 3, dan 4 masing-masing digondol Nadhita Rahma (SMPN 1 Mandau), Shifa Febri Aulia (SMPN 3 Mandau), dan Muhammad Rasyid (SMPS IT Maqdis Ibadurrahman Duri). Rasyid juga meraih predikat high word.
Untuk tingkat SMA, Raymond Wijaya (SMAS Cendana Mandau) juara 1. Disusul Fanny Angelica (SMAN 8 Mandau) juara 2. Lalu menyelip Elbert (SMAS Witama Pekanbaru) juara 3. Disusul Haifa Suci Elvatiah (SMAS IT Mutiara Pinggir) di posisi juara 4.
(*)